Jurnal1jambi.com,- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Jambi bekerja sama dengan Puskesmas Sengeti menggelar cek kesehatan gratis, skrining HIV, dan pengobatan gratis bagi warga binaan, petugas, serta masyarakat, Rabu (12/08/2026). Kegiatan yang berlangsung di Klinik Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Sebanyak 98 peserta mengikuti layanan kesehatan tersebut, terdiri dari 66 warga binaan, 22 petugas, dan 10 masyarakat. Pelayanan ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pemeriksaan kesehatan sekaligus mendorong kesadaran peserta untuk melakukan deteksi dini terhadap kondisi kesehatan.

Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma, termasuk skrining HIV sebagai bagian dari deteksi dini dan upaya pencegahan penularan penyakit. Peserta yang membutuhkan penanganan lebih lanjut juga memperoleh pelayanan pengobatan dari tenaga kesehatan Puskesmas Sengeti.

Bagi lingkungan pemasyarakatan, pemeriksaan kesehatan memiliki peran penting karena kondisi kesehatan warga binaan dan petugas perlu dipantau secara berkala. Kehadiran layanan kesehatan secara langsung juga membantu memastikan peserta memperoleh akses pemeriksaan tanpa harus menghadapi hambatan biaya maupun jarak.

Kegiatan tersebut melibatkan tenaga kesehatan Puskesmas Sengeti bersama dokter Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara institusi pemasyarakatan dan fasilitas kesehatan dalam memberikan pelayanan yang dibutuhkan.

Selain memberikan layanan pemeriksaan dan pengobatan, kegiatan ini juga menjadi ruang edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta melakukan pemeriksaan secara berkala. Deteksi dini diharapkan dapat membantu menemukan kondisi kesehatan yang membutuhkan perhatian sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Kerja sama Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi, dokter Lapas, dan Puskesmas Sengeti diharapkan terus terjaga untuk mendukung pelayanan kesehatan yang optimal bagi warga binaan, petugas, maupun masyarakat. Momentum peringatan kemerdekaan pun diisi dengan kegiatan yang menyentuh kebutuhan dasar: memastikan kesehatan tetap menjadi bagian dari proses pembinaan dan pelayanan kemanusiaan. (Noval)

share this :