Jurnal1jambi.com,- Aparat Polsek Mestong melaksanakan pengamanan ibadah Minggu umat Nasrani di Gereja GPIB Imanuel Tempino, Muaro Jambi, pada 19/04/2026. Kehadiran polisi menjadi penegasan bahwa ruang ibadah harus tetap steril dari rasa cemas dan gangguan keamanan.
Pengamanan dilakukan sejak awal hingga berakhirnya ibadah yang dimulai pukul 10.00 WIB. Personel disiagakan di sekitar lokasi gereja, memastikan setiap rangkaian kegiatan berjalan tertib tanpa hambatan.
Pendeta Rio Andre Kolinug, S.Th., yang memimpin ibadah bersama sekitar 84 jemaat, menyampaikan apresiasi atas kehadiran aparat. “Kami merasa lebih tenang dan fokus beribadah. Ini bentuk nyata negara hadir untuk melindungi,” ujarnya singkat.
Selama ibadah berlangsung, suasana terpantau aman, tertib, dan penuh kekhusyukan. Jemaat juga diingatkan untuk tetap waspada, terutama terhadap keamanan kendaraan dengan penggunaan kunci tambahan saat parkir.
Di tengah dinamika sosial yang kerap diuji isu toleransi, langkah preventif seperti ini bukan sekadar rutinitas pengamanan. Ia adalah pesan bahwa kebebasan beragama bukan hanya dijamin di atas kertas, tetapi dijaga dalam praktik sehari-hari.
Pada akhirnya, rasa aman bukan sekadar kondisi, melainkan kepercayaan yang harus terus dirawat. Ketika negara hadir dengan sigap dan masyarakat merespons dengan kesadaran, harmoni bukan lagi wacana melainkan kenyataan yang hidup di tengah keberagaman.











