Jurnal1jambi.com,- Musibah kebakaran menghanguskan rumah milik Hasyim (52), warga RT 01 Desa Seling, Kecamatan Tabir, pada 22/03/2026, tepat di hari kedua Idulfitri. Di tengah suasana yang seharusnya penuh suka cita, keluarga ini justru kehilangan tempat tinggal akibat dugaan korsleting listrik.

Peristiwa tersebut menyisakan duka mendalam bagi korban dan warga sekitar. Rumah yang selama ini menjadi tempat berteduh habis dilalap api, menyisakan puing dan kenangan yang tak lagi utuh.

Merespons cepat kejadian itu, Wakil Bupati Merangin A. Khafidh bersama Kepala Dinas Sosial A. Lazik dan Kabag Umum Ari Aniko menyalurkan bantuan pada 25/03/2026. “Kami turut berduka dan prihatin. Bantuan ini mungkin tidak seberapa, namun menjadi wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang tertimpa musibah,” ujar Khafidh.

Bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan dasar, mulai dari beras, mie instan, minyak goreng, hingga perlengkapan bayi, selimut, dan terpal. Kehadiran pemerintah di lokasi tidak hanya membawa logistik, tetapi juga harapan agar keluarga korban tetap merasakan kehangatan Idulfitri meski dalam keterbatasan.

Namun, peristiwa ini juga menjadi pengingat keras tentang pentingnya keselamatan instalasi listrik di rumah tangga. Dugaan korsleting kembali menegaskan bahwa kelalaian kecil bisa berujung pada kerugian besar yang tak terbayarkan.

Di ujung peristiwa ini, pesan yang tersisa tak sekadar empati, tetapi juga kewaspadaan. Sebab musibah bisa datang tanpa aba-aba, dan hanya kesiapsiagaan yang mampu mengubah duka menjadi pelajaran berharga bagi semua. (A. gusnady)

share this :