Jurnal1jambi.com,- Muaro Jambi — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Muaro Jambi bersama Tim Saber Perlindungan Pangan dan Satgas Pangan Kabupaten Muaro Jambi menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Sengeti, Kelurahan Sengeti, Kecamatan Sekernan, Senin pagi (9/1/2026). Sidak ini merupakan tindak lanjut instruksi Kapolri melalui Kabareskrim Polri serta hasil rapat koordinasi lintas instansi sebelumnya.

Langkah tersebut dilakukan untuk menginventarisasi berbagai permasalahan pasar sekaligus memantau langsung perkembangan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Pemeriksaan difokuskan pada stabilitas harga dan distribusi komoditas pangan strategis di tingkat pedagang.

Sidak diikuti unsur Forkopimda dan instansi terkait, di antaranya Pabung 0415/Jambi, Kejaksaan Negeri Muaro Jambi, Satreskrim Polres Muaro Jambi, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah. Kegiatan dipimpin Wakil Bupati Muaro Jambi Junaidi H. Mahir bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian, serta aparat kepolisian yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Muaro Jambi AKP Hanafi Dita Utama, S.T.K., S.I.K.

Kasat Reskrim AKP Hanafi Dita Utama menjelaskan bahwa sidak ini merupakan bentuk pengawasan terpadu guna memastikan keamanan harga pada 10 komoditas pangan strategis. Ia menekankan pengawasan khusus terhadap minyak goreng bersubsidi Minyak Kita agar tidak dijual melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Sementara itu, Wakil Bupati Muaro Jambi Junaidi H. Mahir menegaskan bahwa Satgas Pangan tidak akan ragu melakukan penindakan tegas terhadap oknum pedagang yang terbukti melakukan penimbunan atau permainan harga. Hal tersebut dilakukan untuk menjamin pelaksanaan kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP), HET, serta harga acuan di tingkat produsen dan konsumen sesuai ketentuan perundang-undangan.

Dalam dialog langsung dengan pedagang dan masyarakat, Wakil Bupati mengakui adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas seperti ayam, bawang merah, dan bawang putih, sementara harga cabai cenderung menurun dan harga daging relatif stabil. Ia memastikan pemerintah daerah bersama kepolisian akan terus melakukan pemantauan rutin agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang tanpa kekhawatiran akan kelangkaan maupun lonjakan harga pangan yang tidak wajar.

share this :