Jurnal1jambi.com,— JAMBI — Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Jambi Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Jambi menggelar lomba pacu perahu tradisional di Dermaga Sanggar Batik Jambi, kawasan Jambi Seberang, Sabtu pagi (31/01/2026). Kegiatan ini menjadi simbol perayaan yang memadukan semangat olahraga, pelestarian budaya, serta penguatan identitas daerah.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jambi, Novriadi, menyampaikan bahwa lomba pacu perahu tradisional bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sarana strategis untuk menumbuhkan minat, bakat, dan prestasi olahraga dayung di Provinsi Jambi. Menurutnya, dayung selama ini menjadi salah satu cabang olahraga unggulan yang kerap menyumbangkan prestasi di berbagai ajang.
“Lomba ini kita jadikan ruang pembinaan sekaligus penguatan nilai budaya dan adat istiadat. Selain prestasi olahraga, pacu perahu tradisional juga memiliki nilai historis dan kultural yang harus terus dijaga,” ujar Novriadi.
Pembukaan lomba dilakukan langsung oleh Al Haris, dan turut dihadiri Abdullah Sani, Ketua DPRD Provinsi Jambi Muhammad Hafis Fattah, jajaran Forkopimda Provinsi Jambi, serta para pejabat daerah lainnya. Kehadiran unsur pimpinan daerah tersebut menegaskan dukungan penuh terhadap pengembangan olahraga dan budaya lokal.
Selain aspek olahraga, Novriadi menekankan bahwa pacu perahu tradisional juga diarahkan untuk mendorong sektor pariwisata. Tradisi ini dinilai memiliki daya tarik visual dan budaya yang kuat, sehingga berpotensi menjadi agenda wisata tahunan yang mampu menarik kunjungan masyarakat dari dalam maupun luar daerah.
Pada lomba tahun ini, panitia mempertandingkan dua kategori perahu, yakni Type A dan Type B. Type A diikuti 7 tim dengan komposisi 21 pendayung dan 4 cadangan, sementara Type B diikuti 15 tim dengan 15 pendayung dan 4 cadangan. Seluruh peserta berasal dari klub-klub perahu di Kabupaten Muaro Jambi, Kabupaten Batanghari, dan Kota Jambi, yang turut menyemarakkan HUT ke-69 Provinsi Jambi Tahun 2026.











