Jurnal1jambi.com,—Batanghari – Upaya memperkuat ketahanan pangan kembali ditegaskan melalui Gerakan Tanam Padi Serentak yang digelar di areal persawahan Kelompok Tani Talang Inuman, Kelurahan Rengas Condong, Kabupaten Batanghari, Senin (16/09/2025). Danrem 042/Gapu, Brigjen TNI Heri Purwanto, S.E., M.Sc, hadir langsung dalam kegiatan bertema “Menyapa Sahabat Tani”, yang menjadi bagian dari percepatan program Asta Cita Presiden RI di bidang pertanian.

Hadir pula jajaran pejabat daerah mulai dari Asisten I Pemprov Jambi, Bupati Batanghari bersama Forkopimda, Dandim 0415/Jambi, Kapolres Ma. Bulian, hingga perwakilan instansi pertanian provinsi dan kabupaten/kota. Kegiatan diawali dengan penanaman padi secara serentak serta penyerahan bibit oleh Danrem bersama Bupati. Momen ini bukan sekadar seremoni, melainkan penegasan bahwa pemerintah, TNI, dan petani berdiri dalam barisan yang sama: menjaga pangan sebagai fondasi kesejahteraan rakyat.

Dalam sambutannya, Bupati Batanghari menyampaikan apresiasi kepada Korem 042/Gapu yang dinilai memberi motivasi nyata kepada petani. Ia menekankan bahwa sektor pertanian bukan hanya soal pangan, tapi juga soal kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, kehadiran TNI di sawah adalah bukti bahwa isu pangan adalah isu strategis yang menyangkut kepentingan bangsa.

Sementara itu, Gubernur Jambi melalui sambutan Asisten I Arif Munandar, S.E., menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam memperkuat produksi padi dan memperluas lahan tanam. “Gerakan ini mencerminkan komitmen daerah dalam meningkatkan produksi sekaligus memastikan Jambi bisa menjadi salah satu lumbung pangan nasional,” ujarnya. Gubernur juga mengajak seluruh pihak memperbaiki tata kelola pertanian agar lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.

Danrem 042/Gapu dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan sekadar program, melainkan mandat sejarah yang harus dijalankan. “Korem 042/Gapu siap mendukung penuh setiap langkah percepatan swasembada pangan. Pangan adalah urusan rakyat, dan di situlah TNI berdiri,” tegasnya. Pernyataan ini memperlihatkan bahwa sinergi lintas sektor bukan pilihan, melainkan keharusan untuk menjawab tantangan pangan global.

Gerakan Tanam Padi Serentak di Batanghari akhirnya menjadi simbol kebersamaan sekaligus pengingat: kemandirian pangan hanya bisa dicapai dengan gotong royong. Dengan dukungan pemerintah, TNI, dan masyarakat tani, Jambi diharapkan mampu berkontribusi besar dalam mewujudkan swasembada pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Sebab, di balik sebutir beras, ada masa depan bangsa yang dipertaruhkan.

share this :