Jurnal1jambi.com,- Puncak — Ada cara sederhana namun penuh makna untuk menyalakan api persatuan. Minggu (24/8/2025), Satgas Yonif 700/WYC melalui Pos Mayuberi menggelar kegiatan Binter terbatas di Kampung Mayuberi, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak. Tidak hanya bendera Merah Putih yang dikibarkan, tetapi juga semangat kebersamaan yang dipupuk lewat olahraga.
Dalam kesempatan itu, prajurit Satgas menyerahkan bendera Merah Putih serta perlengkapan olahraga berupa bola voli dan net kepada tokoh pemuda kampung, Solianus. Bendera menjadi simbol kebanggaan, sementara bola voli menjadi perekat persaudaraan. Dua hal sederhana, namun keduanya menyatukan makna: nasionalisme dan kebersamaan anak muda.
Danpos Mayuberi menegaskan bahwa langkah ini adalah komitmen TNI untuk hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, melainkan juga sebagai sahabat masyarakat. “Kami ingin pemuda Kampung Mayuberi tumbuh dengan semangat cinta tanah air dan jiwa sehat melalui olahraga. Bendera Merah Putih adalah simbol persatuan, sedangkan bola voli adalah ruang untuk menguatkan kebersamaan,” tegasnya. Pesannya jelas: nasionalisme harus hidup di dada, dan solidaritas harus tumbuh di lapangan.
Sambutan hangat datang dari pemuda setempat. Solianus, yang menerima secara langsung bantuan tersebut, menuturkan rasa syukur dan bangganya. “Terima kasih kepada Satgas Yonif 700/WYC. Dengan adanya bola voli dan net, kami bisa berolahraga bersama setiap sore. Bendera ini pun akan kami kibarkan dengan bangga sebagai tanda cinta kami kepada Indonesia,” ujarnya dengan penuh semangat.
Kebahagiaan itu seolah menjadi bukti bahwa hadirnya TNI di tanah Papua bukan sekadar soal patroli dan keamanan, melainkan juga menumbuhkan harapan. Olahraga kembali hidup, pertemuan pemuda kembali ramai, dan bendera Merah Putih berkibar dengan lebih lantang. Semua itu adalah simbol dari kehidupan yang terus bergerak maju, meski di tengah keterbatasan.
Dari kibaran bendera hingga suara sorak di lapangan voli, Satgas Yonif 700/WYC menegaskan pesan heroik: TNI kuat bersama rakyat, rakyat berdaya bersama TNI. Di Mayuberi, pesan itu bukan hanya kata-kata, melainkan kenyataan yang dirasakan bersama. Sebuah potret kecil, tapi mencerminkan semangat besar: Papua adalah bagian tak terpisahkan dari Indonesia yang merdeka dan terus tumbuh bersinar.











