Jurnal1Jambi.com,- JAKARTA – Dalam rangka mendukung program nasional peningkatan gizi anak sekolah dan pengentasan kemiskinan yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Dewan Pimpinan Pusat FERADI WPI menginstruksikan seluruh anggotanya untuk aktif berbagi makanan secara rutin. Instruksi tersebut tertuang dalam Surat Keputusan DPP FERADI WPI Nomor: 19/S.I/DPP-FERADIWPI/2025 yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum, Adv. Donny Andretti, pada 23 Februari 2025 di Semarang.

Program ini mendorong seluruh anggota FERADI WPI untuk membagikan minimal dua paket makanan setiap hari Jumat, sejak Februari hingga Desember 2025. Inisiatif ini tak hanya ditujukan kepada anak-anak sekolah, tetapi juga kelompok masyarakat rentan lain yang membutuhkan. Dalam instruksinya, Ketua Umum menyampaikan bahwa program ini adalah wujud nyata dari nilai keadilan, kasih, dan tanggung jawab sosial yang dipegang teguh oleh organisasi.

Salah satu wujud pelaksanaan program terlihat dari aksi Wakil Ketua Umum FERADI WPI, Revan Pratama, yang menyalurkan 60 paket nasi kotak ke Panti Asuhan Mahabbatul Yatim, Gunung Putri, Kabupaten Bogor pada Jumat, 11 Juli 2025. Ia menegaskan bahwa program ini dijalankan bukan semata kewajiban organisasi, tetapi sebagai bentuk ketulusan iman dan kepedulian terhadap sesama. “Kita dipanggil menjadi jawaban dari doa orang-orang yang sedang kesulitan,” ujar Revan.

Sementara di Pacitan, kegiatan serupa dilaksanakan oleh anggota FERADI WPI Agus Dwi Nugroho dan Asisten Advokat Edi Purnomo. Mereka rutin membagikan nasi kotak setiap Jumat kepada keluarga pasien di RSUD Darsono. Kegiatan ini telah berjalan selama enam bulan. “Berbagi bukan soal mampu, tapi tentang hati yang mau hadir dan peduli,” tegas Agus Dwi Nugroho.

FERADI WPI dikenal sebagai organisasi advokat yang tidak hanya aktif di bidang hukum, tetapi juga memiliki komitmen sosial yang kuat. Kepedulian terhadap masyarakat akar rumput menjadi salah satu nilai utama yang terus dijaga dalam setiap langkah organisasi. Program Jumat Berkah ini menjadi bukti bahwa hukum dan kemanusiaan bisa berjalan seiring, saling menguatkan, dan menjadi bagian dari perubahan sosial.

Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, memberikan apresiasi kepada seluruh anggota yang telah menjalankan instruksi ini dengan sepenuh hati. “Tangan yang memberi tidak akan pernah kekurangan, dan hati yang peduli tidak akan pernah sunyi,” ungkapnya. Ia menegaskan, setiap aksi kebaikan sekecil apa pun akan membentuk peradaban yang lebih manusiawi dan adil.

share this :