Jurnal1jambi.com,- Sejumlah calon advokat yang tergabung dalam FERADI WPI mengikuti prosesi pengambilan sumpah advokat di Pengadilan Tinggi Surabaya, Jalan Sumatera No. 42, Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (12/08/2026) pagi. Prosesi tersebut menjadi bagian dari tahapan bagi para calon advokat untuk menjalankan profesinya setelah memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan.

Sebelum prosesi pengambilan sumpah, para calon advokat terlebih dahulu mengikuti seminar mengenai sosialisasi penggunaan E-Court yang disampaikan oleh Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Surabaya. Pembekalan tersebut menjadi bagian penting untuk memperkenalkan mekanisme layanan peradilan elektronik kepada para calon advokat sebelum memasuki praktik profesi.

Prosesi pengambilan sumpah kemudian dipimpin Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya, Hakim Tinggi Sujatmiko, S.H., M.H. Dari jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FERADI WPI, kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Umum M. Arifin, S.H., S.Sos., M.M., C.PDW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., Kadiv DPP Dwi Siswanto, S.H., serta Robby Gunawan, S.H., S.E., M.H.

FERADI WPI dalam kegiatan tersebut juga menonjolkan program beasiswa bagi calon advokat yang mengikuti tahapan pendidikan, pelantikan, maupun penyumpahan melalui organisasi tersebut. Menurut keterangan FERADI WPI, calon advokat yang memiliki keterbatasan biaya dapat memperoleh keringanan hingga pembiayaan gratis, sesuai dengan kebijakan dan hasil seleksi yang dilakukan panitia.

Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., mengatakan dirinya telah menginstruksikan seluruh ketua panitia PKPA, UPA, serta kegiatan pelantikan dan penyumpahan advokat untuk menyediakan alokasi beasiswa bagi peserta yang benar-benar membutuhkan. Kebijakan tersebut, menurutnya, merupakan upaya agar keterbatasan ekonomi tidak sepenuhnya menjadi penghalang bagi mereka yang ingin menekuni profesi advokat.

Program tersebut saat ini juga diterapkan dalam Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) kerja sama FERADI WPI dengan Universitas Karya Husada (UNKAHA) Semarang gelombang II, dengan sebagian peserta memperoleh beasiswa penuh. Setelah program bersama UNKAHA, FERADI WPI juga merencanakan pelaksanaan PKPA dan UPA melalui kerja sama DPD FERADI WPI Jakarta dengan STIH Litigasi.

Bagi FERADI WPI, program beasiswa tersebut diarahkan menjadi bagian dari karakter organisasi dalam menyelenggarakan pendidikan dan tahapan menuju profesi advokat. Di tengah kebutuhan pembiayaan dalam proses pendidikan profesi, organisasi menilai tetap perlu ada ruang untuk berbagi agar kesempatan menjadi advokat dapat terbuka lebih luas bagi peserta yang memiliki keterbatasan ekonomi.

share this :