Jurnal1jambi.com,- Bupati Muaro Jambi Dr. Bambang Bayu Suseno, S.P., M.M., M.Si., secara resmi meluncurkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 tingkat Kabupaten Muaro Jambi, Rabu (24/06/2026). Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Kepala BPS Provinsi Jambi, Kepala BPS Kabupaten Muaro Jambi, kepala OPD, instansi vertikal, akademisi, asosiasi pengusaha, serta petugas sensus yang akan melakukan pendataan di lapangan.
Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi langkah Badan Pusat Statistik (BPS) Muaro Jambi yang telah memulai pendataan lapangan secara door to door sejak 15 Juni 2026. Menurutnya, Sensus Ekonomi merupakan agenda strategis nasional yang bertujuan menghasilkan data statistik ekonomi yang akurat dan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan di tingkat pusat maupun daerah.
Bupati menegaskan bahwa data yang diberikan masyarakat kepada petugas sensus merupakan investasi penting bagi pembangunan daerah. Data tersebut akan menjadi landasan pemerintah dalam menyusun program yang tepat sasaran guna mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat sektor usaha, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil Sensus Ekonomi tahun 2016, terdapat sekitar 26 ribu usaha non-pertanian di Kabupaten Muaro Jambi. Sektor perdagangan menjadi penyumbang terbesar dengan persentase sekitar 55 persen, disusul sektor penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 14 persen, serta industri pengolahan sebesar 11 persen.
Menurut Bupati, perkembangan teknologi dan munculnya berbagai usaha berbasis digital dalam satu dekade terakhir telah mengubah struktur ekonomi masyarakat secara signifikan. Karena itu, Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu memotret kondisi ekonomi terkini secara lebih komprehensif sehingga pemerintah memiliki data yang mutakhir dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi.
Menanggapi masih adanya pelaku usaha yang enggan memberikan informasi, Bupati mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir karena BPS menjamin kerahasiaan seluruh data responden sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Ia juga mengajak seluruh pelaku usaha untuk memberikan data secara jujur dan akurat agar potret ekonomi Kabupaten Muaro Jambi dapat tergambar secara nyata dan menjadi dasar pembangunan yang lebih tepat sasaran di masa mendatang. (Noval)













