Jurnal1jambi.com,- Dewan Pimpinan FERADI WPI Jawa Barat di bawah kepemimpinan H. Adang Bahrowi S., S.H., CH., CHT., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., akan menggelar Musyawarah Daerah (MUSDA) ke II pada 27/06/2026 mendatang. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung di Aborigin Resto, Pakutandang, Ciparay, Bandung, Jawa Barat itu akan dihadiri para anggota dan perwakilan dari berbagai wilayah di Jawa Barat.

Musda kali ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus ruang pembahasan berbagai isu strategis di bidang hukum dan advokasi. Di tengah tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks, organisasi advokat dituntut tidak hanya menjaga profesionalisme, tetapi juga memperkuat keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat.

Ketua DPD FERADI WPI Jawa Barat H. Adang Bahrowi menegaskan, MUSDA ke II diharapkan mampu melahirkan semangat baru bagi organisasi dalam memperluas pengabdian kepada masyarakat. “Kegiatan ini menjadi langkah memperkuat solidaritas antaranggota sekaligus mendorong peran aktif advokat dalam memberikan pendampingan hukum yang lebih luas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum FERADI WPI Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PWF., C.JKJ., C.MDF., menekankan pentingnya bantuan hukum probono bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah Jawa Barat. Menurutnya, profesi advokat tidak semata berbicara tentang ruang sidang, tetapi juga tentang keberanian menghadirkan keadilan bagi mereka yang kerap tak memiliki akses terhadap perlindungan hukum.

FERADI WPI selama ini dikenal aktif membangun kapasitas anggota melalui webinar rutin yang membahas hukum pidana, perdata, perpajakan, hingga kenotariatan. Organisasi ini juga membuka ruang bagi paralegal dan asisten advokat untuk memperdalam pemahaman hukum berbasis praktik lapangan, sebagai bentuk penguatan kompetensi sekaligus pengabdian sosial.

MUSDA ke II bukan hanya agenda organisasi, melainkan penegasan bahwa hukum seharusnya hadir lebih dekat dengan masyarakat. Sebab di tengah banyaknya persoalan hukum yang dihadapi rakyat kecil, keadilan tidak cukup hanya dibicarakan, tetapi harus benar-benar diperjuangkan dengan keberanian, integritas, dan nurani.

share this :