Jurnal1jambi.com,- Panitia Seleksi Daerah (Panselinda) Palembang menggelar tahapan krusial dalam proses penerimaan Calon Taruna Akademi TNI Tahun Anggaran 2026 melalui Pemeriksaan dan Uji (Rik/Uji) Psikologi, Selasa (05/05/2026). Bertempat di Markas Ajendam II/Sriwijaya, Kota Palembang, seleksi ini menjadi gerbang awal untuk menyaring kandidat terbaik dari Bumi Sriwijaya.

Tahapan ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan proses mendalam untuk mengukur kesiapan mental dan kepribadian calon perwira masa depan. Dengan mengadopsi metode Computer Assisted Test (CAT) berbasis daring, proses seleksi kini bergerak menuju sistem yang lebih modern, cepat, dan terukur.

“Melalui sistem CAT, hasil ujian dapat dipantau secara real-time sehingga menjamin transparansi dan menutup ruang kecurangan,” ujar salah satu panitia seleksi di lokasi kegiatan. Ia menegaskan, pendekatan ini menjadi bagian dari komitmen TNI dalam membangun sistem rekrutmen yang bersih dan akuntabel.

Di ruang ujian, suasana berjalan tertib dan disiplin. Para peserta tampak fokus mengerjakan soal, sementara panitia memastikan seluruh perangkat, mulai dari komputer hingga jaringan internet, berfungsi optimal tanpa hambatan berarti.

Pengawasan ketat menjadi kunci untuk menjaga integritas proses. Bukan hanya soal kemampuan kognitif, seleksi ini juga menilai stabilitas emosi dan karakter kepemimpinan yang kelak menjadi fondasi seorang perwira TNI.

Dengan sistem seleksi yang semakin ketat dan berbasis teknologi, harapan besar disematkan pada proses ini: melahirkan perwira-perwira tangguh yang tak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas. Sebab di balik setiap seragam yang dikenakan, ada tanggung jawab besar menjaga kedaulatan dan itu dimulai dari proses seleksi yang jujur dan bermartabat.

share this :