Jurnal1jambi.com,- Wakapolda Jambi Brigjen Pol. B. Ali menghadiri Rapat Konsolidasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Hotel BW Luxury Jambi pada 02/05/2026. Forum ini mempertemukan pemerintah pusat, daerah, hingga pemangku kepentingan untuk memastikan program berjalan tepat sasaran. Kehadiran aparat kepolisian menegaskan pentingnya pengawasan dalam program strategis nasional tersebut.
Rapat dipimpin Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) RI Irjen Pol. (Purn.) Sony Sonjaya dan dihadiri Gubernur Jambi Al Haris serta sejumlah pejabat lintas sektor. Dalam forum itu, disampaikan bahwa implementasi MBG di Jambi telah berjalan melalui 205 SPPG yang tersebar di berbagai wilayah. Program ini menyasar kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Gubernur Al Haris menegaskan bahwa keberhasilan program sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pihak. “Program ini bukan hanya soal gizi, tetapi juga berdampak pada ekonomi masyarakat dan penyerapan tenaga kerja,” ujarnya. Sementara Sony Sonjaya menambahkan bahwa MBG merupakan bagian dari strategi besar menuju peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Di lapangan, program ini dinilai mulai menunjukkan dampak ekonomi yang signifikan. Selain meningkatkan asupan gizi masyarakat, MBG juga membuka peluang kerja dan memberdayakan pelaku usaha lokal, khususnya sektor pangan. Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam menjaga konsistensi distribusi dan kualitas pelaksanaan.
Dalam konteks tersebut, penguatan pengawasan menjadi krusial untuk mencegah penyimpangan maupun disinformasi. Transparansi dan kepatuhan terhadap standar operasional menjadi fondasi utama agar program ini tidak hanya besar dalam konsep, tetapi juga kuat dalam implementasi. Peran aparat dan lembaga pengawas menjadi penyeimbang antara kebijakan dan realitas di lapangan.
Rapat konsolidasi ini pada akhirnya bukan sekadar forum koordinasi, tetapi juga pengingat bahwa program sebesar ini membutuhkan kepercayaan publik. Ketika sinergi terbangun dan pengawasan berjalan, maka manfaatnya bukan hanya terasa hari ini, tetapi juga menjadi investasi bagi masa depan generasi.











