Jurnal1jambi.com,- Upaya memperkuat fondasi pembangunan nasional kembali ditegaskan melalui langkah strategis lintas sektor. Pada 27/04/2026, Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainudin, S.E., M.M., memimpin jajaran mengikuti Rapat Koordinasi Teknis lanjutan seleksi rekrutmen Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Tahun Anggaran 2026 secara virtual dari Puskodalopsdam II/Swj, Palembang.

Rakor yang dipimpin Kepala Badan Cadangan Nasional Kemhan RI Letjen TNI Gabriel Lema ini menitikberatkan pada kesiapan teknis rekrutmen sarjana yang akan diterjunkan dalam program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih. Agenda ini bukan sekadar seleksi administratif, melainkan penyaringan aktor-aktor kunci yang akan menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat akar rumput.

Dalam forum tersebut, ditekankan bahwa kualitas SDM menjadi penentu keberhasilan program. “Proses seleksi harus ketat, objektif, dan tepat sasaran, agar sarjana yang terpilih benar-benar memiliki kompetensi dan integritas sebagai penggerak pembangunan,” menjadi garis tegas dalam pembahasan yang mencerminkan arah kebijakan strategis pemerintah.

Keterlibatan aktif Kodam II/Sriwijaya menjadi sinyal kuat bahwa TNI tidak hanya berperan dalam aspek pertahanan, tetapi juga mengambil posisi strategis dalam pembangunan nasional. Sinergi dengan Bacadnas Kemhan RI diharapkan mampu memastikan distribusi kader SPPI berjalan efektif, terutama di wilayah desa dan pesisir yang selama ini menjadi titik krusial pembangunan.

Namun, tantangan tak bisa diabaikan. Program ambisius seperti SPPI kerap diuji oleh realitas lapangan mulai dari ketimpangan kapasitas daerah hingga konsistensi implementasi. Tanpa pengawasan dan evaluasi berkelanjutan, program berpotensi kehilangan arah dan hanya menjadi agenda seremonial.

share this :