Jurnal1jambi.com,— Mataram — Dukungan terhadap kepemimpinan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena terus mengalir. Kali ini, komitmen datang dari Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Wilayah Bali–Nusa Tenggara (BALINUSRA) bersama Paguyuban NTT, yang menyatakan kesiapan mereka berkolaborasi membangun daerah dengan visi yang inklusif dan berkeadilan sosial.
Koordinator Wilayah BALINUSRA BEM PTNU se-Nusantara, Indra, menegaskan bahwa pembangunan di wilayah timur Indonesia memerlukan sinergi dari semua lapisan. Menurutnya, kolaborasi bukan hanya jargon, melainkan jalan nyata untuk memastikan kebijakan daerah menjangkau masyarakat secara merata.
“Kami dari BEM PTNU BALINUSRA bersama Paguyuban NTT siap menjadi mitra strategis Gubernur Melki Laka Lena dalam menyukseskan program-program pembangunan yang pro-rakyat dan berkelanjutan,” ujar Indra, Jumat (10/10/2025).
Lebih lanjut, Indra menilai bahwa dukungan mahasiswa terhadap pemerintah bukan berarti kehilangan daya kritis. Sebaliknya, dukungan itu menjadi bentuk partisipasi aktif generasi muda dalam memastikan program pembangunan berjalan dengan transparan, efektif, dan berpihak pada kepentingan rakyat kecil.
“Kami ingin membuktikan bahwa mahasiswa dan pemuda NTT bukan hanya pengamat, tapi juga pelaku perubahan. Kami siap terjun langsung di sektor pendidikan, pemberdayaan masyarakat, hingga pelestarian lingkungan,” tambahnya.
Dalam pernyataan bersama itu, Paguyuban NTT turut menegaskan pentingnya membangun kepercayaan dan kolaborasi antarelemen bangsa. Mereka menilai, masa depan NTT hanya dapat diwujudkan melalui kemauan untuk bekerja bersama tanpa sekat politik atau identitas sosial.
Komitmen tersebut menjadi sinyal kuat bahwa semangat kolaboratif kini tumbuh di kalangan muda NTT. Bukan sekadar mendukung figur, tetapi mendorong arah kepemimpinan yang mengedepankan keadilan, inovasi, dan partisipasi rakyat. Pemuda, menurut mereka, bukan sekadar harapan masa depan mereka adalah kekuatan hari ini.
“Kami percaya, dengan niat baik dan semangat gotong royong, NTT bisa melangkah menuju kemajuan yang inklusif dan bermartabat,” tutup Indra dengan penuh keyakinan.











