Jurnal1jambi.com,- Bupati Muaro Jambi Dr. Bambang Bayu Suseno, S.P., M.M., M.Si., didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Muaro Jambi Ririn Novianty, SE., meninjau langsung stand pameran Kriyanusa 2026 Dekranasda Kabupaten Muaro Jambi di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Selasa (29/09/2026). Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap para perajin Muaro Jambi yang tampil dalam ajang kerajinan nasional tersebut.
Kehadiran Bupati dan Ketua Dekranasda disambut para perajin yang membawa produk unggulan daerah untuk dipamerkan kepada pengunjung. Produk yang ditampilkan tidak hanya mengangkat identitas Muaro Jambi, tetapi juga memperlihatkan keragaman bahan, motif, dan teknik kerajinan yang berkembang di daerah.
Bambang Bayu Suseno mengaku bangga Muaro Jambi dapat ambil bagian dalam Kriyanusa 2026. “Saya bangga bisa ikut menjadi bagian kegiatan nasional ini. Muaro Jambi tidak hanya dikenal dengan Candinya, tapi kita punya batik, songket, anyaman hingga kerajinan perhiasan bernuansa kuno yang bernilai sejarah tinggi,” ujarnya.
Batik Muaro Jambi yang ditampilkan antara lain bermotif Burung Rangkong, Nanas, Sawit, Daun Sirih, Duku, Bunga Teratai, Anggrek Alam, Karet, Capung, dan Ikan Sepat. Sementara produk songket yang dipamerkan meliputi motif Candi Muaro Jambi, Angso Duo, Bungo Melati, Tampuk Manggis, Pucuk Rebung, Kaco Piring, dan Batanghari.
Produk anyaman juga menjadi bagian dari stand Dekranasda Muaro Jambi dengan memanfaatkan bahan alami seperti daun rumbai atau pandan air, daun pandan duri atau pandan hutan, serta tanaman resam. Bahan-bahan tersebut diolah menjadi berbagai produk, di antaranya tas, tikar, dan dekorasi rumah yang mengedepankan pemanfaatan material alami.
Bagi pemerintah daerah, keikutsertaan dalam Kriyanusa 2026 diharapkan dapat memperluas akses pasar bagi produk perajin Muaro Jambi. Bambang meminta para perajin menjaga kualitas dan keaslian motif, sekaligus terus melakukan inovasi tanpa meninggalkan kearifan lokal.
Kehadiran produk Muaro Jambi dalam pameran tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi kriya daerah kepada pasar yang lebih luas. Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi berharap kesempatan tersebut dapat membuka rantai pemasaran hingga tingkat internasional dan memberi ruang yang lebih besar bagi produk kerajinan lokal untuk berkembang.













