Jurnal1jambi.com,- Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jambi membuka pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Penerimaan Calon Taruna/i Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun Anggaran 2026 di UPT BKN Jambi, Minggu (27/09/2026). Sebanyak 206 peserta mengikuti tahapan seleksi setelah sebelumnya dinyatakan memenuhi persyaratan.

Pelaksanaan SKD menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) sebagai bagian dari proses seleksi yang dilakukan secara terukur dan objektif. Peserta mengikuti rangkaian prosedur mulai dari registrasi, pemeriksaan kelengkapan, hingga pelaksanaan ujian sesuai tata tertib yang telah ditetapkan.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kanwil Ditjenpas Jambi Irwan Rahmat Gumilar, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi (Ditjenim) Jambi Petrus Teguh Aprianto, serta jajaran UPT BKN Jambi. Irwan mengatakan SKD merupakan tahapan penting untuk menjaring calon taruna/i yang memiliki kompetensi, integritas, dan kesiapan mengikuti pendidikan kedinasan.

“Pelaksanaan SKD ini menjadi bagian penting dalam proses seleksi Calon Taruna/i Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan dengan tertib, jujur, dan penuh tanggung jawab,” ujar Irwan.

Petrus Teguh Aprianto mengingatkan peserta untuk mengikuti seleksi dengan sungguh-sungguh dan mematuhi seluruh tata tertib. Menurutnya, proses seleksi tersebut merupakan bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia berkualitas untuk mendukung pelaksanaan tugas di bidang imigrasi dan pemasyarakatan.

Sementara itu, Kepala UPT BKN Jambi Sumpena Adi Putra menyampaikan bahwa sistem CAT mendukung pelaksanaan ujian yang terukur dan transparan. Pihaknya memastikan sarana, prasarana, dan sistem yang digunakan telah dipersiapkan untuk menunjang kelancaran seleksi serta mengimbau peserta mengikuti arahan panitia.

Sebanyak 206 peserta selanjutnya menjalani SKD sesuai materi dan ketentuan yang telah ditetapkan. Hasil seleksi akan menjadi bagian dari tahapan penerimaan calon taruna/i Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan, dengan proses yang diarahkan untuk menjaring peserta sesuai kompetensi dan ketentuan yang berlaku.

share this :