Jurnal1jambi.com,- Jambi — Kementerian Pertahanan Republik Indonesia melalui Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) menggelar Workshop Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) Lingkup Masyarakat di Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2026, Kamis 20/08/2026. Mengusung tema “Internalisasi Nilai Dasar Bela Negara sebagai Fondasi Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat karakter dan kesadaran bela negara di tengah dinamika ancaman yang semakin kompleks dan multidimensi.

Workshop PKBN diarahkan untuk membangun sikap mental serta karakter warga negara agar memiliki kesadaran terhadap tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Selain menerima pembekalan, peserta diharapkan mampu menyebarluaskan nilai-nilai bela negara serta menerapkannya sesuai bidang dan profesi masing-masing.

Dalam sambutan Kepala Badan Cadangan Nasional Kemhan RI Letnan Jenderal TNI Gabriel Lema, S.Sos., yang dibacakan Kepala Pusat Bela Negara Bacadnas Kemhan Brigadir Jenderal TNI Parluhutan Marpaung, S.IP., M.Han., ditegaskan bahwa bela negara bukan semata-mata menjadi tanggung jawab Kementerian Pertahanan dan TNI. Tanggung jawab tersebut merupakan bagian dari peran bersama kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, serta seluruh komponen bangsa.

Peserta workshop juga didorong untuk menjadi agen perubahan sekaligus teladan dalam mengaktualisasikan nilai-nilai bela negara di lingkungan masing-masing. Dengan demikian, pembinaan tidak berhenti pada pemahaman secara teoritis, tetapi diharapkan diwujudkan melalui sikap dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tersebut turut menjadi momentum memperkuat sinergi antara Kementerian Pertahanan, Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kota Jambi, serta berbagai unsur masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk membangun sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga kesadaran bela negara yang kuat.

Pembukaan workshop dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Jambi dan Kota Jambi serta peserta dari berbagai latar belakang. Mereka terdiri atas tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan (ormas), organisasi profesi, dan komunitas.

Melalui workshop ini, Kemhan RI berharap nilai-nilai dasar bela negara dapat semakin mengakar di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari karakter warga negara. Penguatan kesadaran tersebut diharapkan turut mendukung terbentuknya masyarakat yang tangguh, memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara, serta mampu berkontribusi dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

share this :