Jurnal1jambi.com,- Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar didampingi Kapolres Muaro Jambi AKBP Heri Supriawan melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Darul Arifin, RT 17 Kelurahan Pijoan, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi, Selasa 12/05/2026. Kunjungan itu bukan sekadar agenda seremonial, melainkan penegasan bahwa ruang pendidikan dan keamanan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri di tengah tantangan sosial yang terus berubah.
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan pengamanan di halaman pondok pesantren sejak pukul 10.00 WIB. Personel Polsek Jaluko bersama Satlantas Polres Muaro Jambi melakukan pengaturan jalur dan kendaraan rombongan guna memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung tertib, aman, dan tanpa hambatan, hingga Kapolda Jambi tiba sekitar pukul 11.47 WIB dan disambut para ulama, ustadz, santri, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Irjen Pol Krisno H. Siregar menegaskan pentingnya kolaborasi antara aparat kepolisian dan lembaga pendidikan dalam membentuk generasi muda yang disiplin dan berkarakter. “Pesantren memiliki peran strategis, bukan hanya menjaga nilai moral, tetapi juga menyiapkan generasi yang mampu menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujarnya di hadapan para santri dan pengurus pondok.
Kehadiran jajaran kepolisian di lingkungan pesantren turut mendapat respons positif dari masyarakat sekitar dan civitas pondok pesantren. Di tengah derasnya tantangan sosial dan arus digital yang kerap menyeret generasi muda pada krisis nilai, sinergi seperti ini dipandang penting untuk memperkuat ketahanan moral sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap institusi negara.
Selain doa bersama dan dialog kebangsaan, kegiatan juga diisi dengan pemberian bantuan tali asih kepada pihak pondok pesantren sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan berbasis keagamaan. Kapolres Muaro Jambi AKBP Heri Supriawan menilai pesantren bukan hanya tempat belajar agama, tetapi juga ruang pembentukan karakter yang selama ini menjadi fondasi penting dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.
Silaturahmi itu berakhir pukul 13.25 WIB dalam suasana aman dan kondusif. Namun lebih dari sekadar selesai secara agenda, kunjungan tersebut meninggalkan pesan yang kuat: keamanan tidak hanya dibangun dengan patroli dan penegakan hukum, tetapi juga lewat kedekatan, dialog, dan investasi nilai kepada generasi muda yang kelak menentukan arah bangsa.











