Jurnal1jambi.com,- Komisi V DPR RI menerima audiensi DPRD Provinsi Jambi dan DPRD Kabupaten Muaro Jambi untuk membahas agenda pembangunan daerah, Selasa, 10/02/2026, di Senayan, Jakarta. Pertemuan ini menjadi ruang tawar-menawar kepentingan publik, ketika daerah datang membawa suara masyarakat yang tak bisa lagi ditunda.
Audiensi tersebut memuat berbagai aspirasi strategis yang selama ini mengendap di tingkat daerah. Dari jalan yang belum ramah dilalui, sekolah yang menua dimakan waktu, hingga irigasi dan fasilitas kesehatan yang menuntut perhatian lebih serius.
Anggota Komisi V DPR RI, Bakri HM, menegaskan bahwa kehadiran DPRD merupakan bukti keseriusan daerah dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat. “Aspirasi ini penting, dan kami dorong agar program infrastruktur tetap berjalan karena sejalan dengan arah kebijakan nasional,” ujarnya usai rapat.
Di sisi lain, respons publik tidak tunggal ada harapan, tapi juga keraguan yang menggantung. Masyarakat menanti bukan sekadar janji, melainkan realisasi nyata yang bisa dirasakan, terutama di tengah tekanan ekonomi yang menuntut efisiensi dan ketepatan sasaran.
Bakri mengingatkan, setiap usulan tak cukup berhenti sebagai narasi administratif. Data yang konkret dan perencanaan matang menjadi kunci, sebab pembangunan tanpa pijakan fakta hanya akan berujung pada proyek tanpa dampak.
Pada akhirnya, audiensi ini bukan sekadar seremonial politik, melainkan ujian komitmen, apakah suara daerah benar-benar diterjemahkan menjadi kebijakan, atau hanya berhenti sebagai catatan rapat yang perlahan dilupakan waktu.











