Jurnal1jambi.com,— Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., memimpin langsung kegiatan Laporan Kesiapan Pemeriksaan/Pengujian Penerimaan Calon Perwira Prajurit Karier (Pa PK) TNI Gelombang I TA 2026 Tingkat Panitia Seleksi Integratif Tingkat Daerah (Panselinda) Palembang bertempat di Gedung Puskodalopsdam II/Sriwijaya, Palembang, Selasa (24/02/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran dari tiga matra, di antaranya Kasdam II/Sriwijaya selaku Wakil Ketua, Irdam II/Sriwijaya selaku Ketua Tim Pengawas, Aspers Kasdam Selaku Sekretaris I, Kadispers Lanud SMH Palembang Selaku Sekretaris II, Pasminlog Lanal Palembang Selaku Sekretaris III, serta para kepala tim pemeriksaan dari bidang administrasi, kesehatan, jasmani, hingga mental ideologi.
Pertemuan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memberikan informasi detail mengenai panduan pelaksanaan penerimaan calon Pa Pk TNI sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, laporan kesiapan ini menjadi wujud komitmen nyata dari seluruh panitia untuk menjalankan tugas secara profesional di bidang masing-masing demi kelancaran proses seleksi.

Berdasarkan data laporan, animo pendaftar online pada periode 25 Januari hingga 20 Februari 2026 mencapai 206 orang, yang terdiri dari 157 pria dan 59 wanita. Namun, setelah melalui tahap validasi atau daftar ulang, tercatat sebanyak 67 orang calon (55 pria dan 12 wanita) yang dinyatakan siap mengikuti tahapan seleksi selanjutnya di tingkat daerah.
Rangkaian pemeriksaan dan pengujian bagi para calon dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 1 hingga 27 Maret 2026. Adapun materi seleksi yang akan dihadapi meliputi pemeriksaan administrasi, akademik, siber, mental ideologi, kesehatan, uji jasmani, hingga pemeriksaan psikologi menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) secara online.
Dalam arahannya, Mayjen TNI Ujang Darwis menekankan bahwa seluruh proses seleksi harus dilaksanakan secara transparan dan objektif. Hal ini krusial untuk menjaring calon pemimpin masa depan TNI yang berkualitas dan berintegritas tinggi.
Beliau menginstruksikan panitia agar menyiapkan mekanisme pengujian dengan matang sesuai regulasi guna menghindari kendala teknis maupun non-teknis di lapangan.












