Jurnal1Jambi.com,- Sarolangun, 23/7/2025 – Parit bukan sekadar aliran air kecil yang sering kita abaikan. Ia adalah nadi lingkungan. Menyadari pentingnya fungsi itu, Babinsa Koramil 02/Ma. Limun Kodim 0420/Sarko, Koptu Raden, bersama warga setempat menggelar gotong royong membersihkan parit di desa binaan mereka.

Kegiatan yang tampak sederhana ini menyimpan makna besar: mencegah bencana sebelum terjadi. Pembersihan dilakukan pada area yang mulai dipenuhi rumput liar dan sampah rumah tangga, yang jika dibiarkan, bisa menyumbat aliran air dan memicu banjir saat musim hujan datang.

“Kami ajak masyarakat membersihkan parit supaya air tetap mengalir. Kalau sudah mampet, dampaknya bukan cuma banjir, tapi juga sarang nyamuk,” kata Koptu Raden, di sela kegiatan.

Ia juga menegaskan bahwa gotong royong ini bukan sekadar aksi insidental, melainkan bentuk edukasi kolektif. Bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat atau pemerintah.

Koptu Raden pun mengingatkan agar kebiasaan membuang sampah sembarangan segera dihentikan. Sebab satu botol plastik yang dibiarkan di parit hari ini, bisa menjadi sumber bencana esok hari. Banjir, genangan, penyakit—semua berawal dari kelalaian kecil.

“Lingkungan bersih bukan hanya tugas petugas. Ini soal kesadaran hidup bersama. Parit yang bersih adalah cermin masyarakat yang peduli,” tutupnya.

share this :