Jurnal1Jambi.com.- Sarolangun, 21/7/2025 – Dalam merespons ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus membayangi kawasan rawan di musim kemarau, Babinsa Koramil 420-03/Pauh, Sertu M. Sipahutar, menggencarkan patroli wilayah bersama warga Desa Batu Kucing, Kecamatan Pauh. Bukan sekadar menyusuri jalur-jalur hutan, patroli ini menjadi gerakan kesadaran kolektif melawan bencana ekologis dan menjaga stabilitas keamanan desa.

“Patroli bukan hanya bagian dari tugas, tapi fondasi keterlibatan TNI dalam kehidupan masyarakat. Kita tidak hanya hadir sebagai penjaga, tapi juga sebagai sahabat yang mengingatkan dan melindungi,” ujar Sertu M. Sipahutar dengan nada penuh keyakinan. Patroli ini, menurutnya, adalah jembatan antara keamanan dan kedekatan.

Tak sekadar berjalan, kegiatan ini dirangkai dengan edukasi langsung—pesan lugas disampaikan: jangan buka lahan dengan api. Membakar hutan bukan hanya praktik usang yang membahayakan, tapi juga bentuk pelanggaran hukum yang mengundang sanksi pidana. Dalam konteks darurat iklim, tindakan ini adalah pengkhianatan terhadap hak hidup generasi mendatang.

Tak hanya isu lingkungan, Babinsa juga mengangkat pentingnya protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam satu napas, ia menyuarakan bahwa keselamatan warga mencakup dua hal: udara yang bersih dari asap karhutla dan tubuh yang terlindung dari ancaman penyakit. Di sinilah peran Babinsa menjadi multifungsi: pelindung, pengingat, dan pemersatu.

Sambutan warga terasa hangat. Keterlibatan aktif mereka dalam patroli bukan hanya menambah kekuatan pengawasan, tapi menandai hadirnya kesadaran baru. Bagi warga, keberadaan Babinsa bukan simbol kekuasaan, melainkan refleksi dari negara yang peduli dan hadir di tengah tantangan nyata.

Lewat langkah-langkah kecil namun bermakna ini, Desa Batu Kucing membuktikan bahwa kekuatan menjaga lingkungan tak selalu harus lahir dari kebijakan pusat. Ia bisa dimulai dari akar rumput, dari suara warga yang sadar, dan dari aparat yang tak sekadar menjalankan tugas tetapi memilih untuk berjuang bersama.

share this :