Jurnal1Jambi.com,- Merangin, 19/7/2025 — Dalam ikhtiar membangun ruang aman yang dimulai dari desa, Babinsa Koramil 420-09/Bangko, Serma Herdoni, turun langsung menyapa warga Desa Danau, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin. Kegiatan ini merupakan bagian dari Komunikasi Sosial (Komsos), program rutin yang dilakukan sebagai wajah humanis TNI dalam Pembinaan Teritorial (Binter).
Tanpa sekat dan formalitas berlebihan, kehadiran Serma Herdoni disambut hangat masyarakat. Di bawah rindang pohon dan hangatnya obrolan warga, ia menyampaikan pesan sederhana namun bermakna: kedekatan adalah kunci keamanan. “TNI tidak datang hanya saat ada bencana atau konflik. Kami hadir untuk membangun kedekatan, mendengarkan keluhan, sekaligus menyambung harapan,” ujarnya dengan nada penuh keterbukaan.
Lebih dari sekadar seremonial, kegiatan Komsos ini menjadi jembatan dua arah—antara aparat dan masyarakat. Ia memungkinkan pertukaran informasi secara langsung dan empatik, agar dinamika serta persoalan desa bisa diketahui dari sumbernya, bukan dari laporan semata. Di sinilah TNI hadir bukan sebagai institusi semata, tetapi sebagai bagian dari denyut hidup masyarakat.
Serma Herdoni menegaskan, Babinsa bukan sekadar penjaga wilayah. Ia adalah sahabat warga, mitra berpikir, dan penggerak solusi. “Ketika kita hadir dengan hati, maka masyarakat pun membuka diri. Inilah kemanunggalan yang kami jaga—bahwa pertahanan negara dibangun dari rasa percaya di tingkat paling lokal,” tegasnya.
Warga Desa Danau pun merasakan dampaknya. Banyak dari mereka menyatakan bahwa keberadaan Babinsa bukan hanya membawa rasa aman, tapi juga rasa didengar. Dalam kebersamaan itu tumbuh kepedulian. Dalam percakapan santai itu lahir solusi sederhana yang seringkali luput dari perhatian.
Kegiatan semacam ini menjadi contoh bahwa menjaga negara tidak melulu soal kekuatan senjata, tapi tentang membangun relasi yang kuat antara TNI dan rakyat. Karena sejatinya, pertahanan terbaik adalah ketika rakyat merasa dekat dan dilibatkan. Dan semua itu, dimulai dari sapa yang tulus di desa-desa seperti Danau.











