Jurnal1Jambi.Com,- Polres Merangin secara aktif melaksanakan sosialisasi dan edukasi di sejumlah sekolah menengah atas (SMA) guna mencegah keterlibatan pelajar dalam praktik judi online. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terkait bahaya dan dampak negatif judi online, serta mendorong mereka untuk menjauhi aktivitas ilegal tersebut. Selain itu, Polri juga berkomitmen menindak tegas segala bentuk praktik judi online, termasuk upaya pemblokiran situs-situs yang terlibat.

Salah satu kegiatan sosialisasi dilaksanakan di SMAN 1 Merangin, dengan menghadirkan materi edukatif mengenai risiko ketergantungan, kerugian finansial, serta dampak psikologis yang ditimbulkan akibat judi online. Melalui pendekatan persuasif, Polri berharap generasi muda mampu membangun kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif dunia digital.

Kepala SMAN 1 Merangin, Henang Priyanto, S.Pd., M.Si., dalam kesempatan tersebut, turut menghimbau siswa untuk mewaspadai bahaya judi online yang semakin marak. Ia menegaskan bahwa judi online, yang mudah diakses melalui perangkat elektronik, ibarat virus yang dapat merusak mental dan masa depan pelajar. Henang menekankan pentingnya peran sekolah dan keluarga dalam mengawasi serta membimbing anak-anak agar tidak terjerumus ke dalam praktik yang merusak tersebut.

Selain upaya pencegahan melalui edukasi, Polri juga menegakkan hukum secara tegas terhadap pelaku judi online, mulai dari pemain, bandar, hingga pihak-pihak yang terlibat dalam penyebaran situs judi. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga ketertiban masyarakat serta melindungi generasi muda dari bahaya laten judi online.

Kanit III Sat Intelkam Polres Merangin, IPDA Muhamadun, S.Sy., juga mengajak seluruh pelajar untuk menjauhi judi online dan fokus membangun masa depan yang lebih baik. Ia menekankan pentingnya memiliki mental positif, semangat meraih cita-cita, serta menghindari hal-hal yang berpotensi merusak masa depan. “Mari bersama-sama mendukung Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” pungkasnya

(Romi)

share this :