Jurnal1Jambi.Com,- Jambi – Kejahatan lingkungan yang dibiarkan akan menjadi bom waktu bagi masyarakat. ABID Aliansi Bongkar Ilegal Drilling menggelar aksi demonstrasi di Mapolda Jambi, Senin (24/3/2025), dengan tuntutan tegas: hentikan seluruh aktivitas pengeboran minyak ilegal di Jambi. Mereka menuding aparat penegak hukum lamban dalam menindak praktik haram ini, sementara dampaknya kian menghancurkan lingkungan dan membahayakan nyawa rakyat.

ABID menegaskan, ilegal drilling bukan sekadar kejahatan biasa, tetapi bisnis kotor yang melibatkan aktor-aktor besar di balik layar. Mereka menuntut Polda Jambi segera mengungkap dan menangkap dalang di balik praktik pengeboran ilegal yang telah merajalela bertahun-tahun. Pembiaran terhadap jaringan mafia ini hanya akan memperpanjang daftar kerusakan lingkungan dan ancaman keselamatan warga.

Selain itu, demonstran menuntut pemerintah dan aparat terkait untuk segera memulihkan kawasan yang rusak akibat eksploitasi minyak ilegal. Lubang-lubang sumur liar yang dibiarkan menganga telah mencemari tanah, merusak ekosistem, dan berpotensi menimbulkan bencana. Mereka menegaskan bahwa pemulihan lingkungan bukan sekadar janji, melainkan kewajiban mutlak yang harus segera direalisasikan.

Tak cukup sampai di situ, Aliansi Bongkar Ilegal Drilling ABID juga menyerukan adanya evaluasi total dan pengawasan ketat terhadap sektor migas di Jambi. Mereka mendesak transparansi dalam pengelolaan sumber daya alam agar tidak terus menjadi bancakan kelompok-kelompok tak bertanggung jawab. Ketiadaan kontrol yang jelas hanya akan melahirkan lebih banyak kejahatan ekonomi dan lingkungan.

Aksi ini bukan sekadar teriakan di jalan, melainkan ultimatum keras kepada aparat. Jika tuntutan ini tidak dipenuhi, Aliansi Bongkar Ilegal Drilling berjanji akan menggelar aksi lanjutan dengan massa yang lebih besar. Mereka menegaskan, rakyat tidak akan tinggal diam saat tanah mereka dirusak, sumber daya mereka dijarah, dan hukum dipermainkan oleh mafia migas.

share this :