Jurnal1jambi.com,- Organisasi advokat dan paralegal FERADI WPI menyalurkan bantuan sosial kepada Yayasan Rumah Bayi Nusantara di Kota Semarang pada 12/03/2026. Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan bayi, susu, serta perlengkapan perawatan anak sebagai bentuk kepedulian terhadap bayi dan anak-anak yang berada dalam pengasuhan yayasan tersebut.
Kegiatan sosial ini diwakili oleh Adv. Rifa Asyah Ningrum, S.H., Adv. Bayu Saputra, S.H., Adv. Gihon Bahtera, S.H., serta Kepala Divisi Pendidikan dan Kerja Sama Universitas DPP FERADI WPI, Eko Affandy, S.E., C.PFW., C.MDF., C.JKJ. Bantuan diserahkan langsung kepada pengelola Yayasan Rumah Bayi Nusantara yang berlokasi di Jl. Gayamsari Selatan Raya, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.
Rifa Asyah Ningrum menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial dari anggota FERADI WPI terhadap masyarakat. “Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus menunjukkan kepedulian kepada anak-anak yang berada di bawah pengasuhan yayasan. Kami berharap bantuan ini dapat membantu kebutuhan mereka sehari-hari,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Eko Affandy yang menilai kegiatan berbagi tersebut sebagai bagian dari semangat kebersamaan dalam organisasi. Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi anak-anak di yayasan sekaligus menjadi pengingat bahwa insan hukum juga memiliki tanggung jawab sosial di tengah masyarakat.
Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., CMD., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., menegaskan bahwa organisasi advokat tidak hanya berperan dalam ruang penegakan hukum. Menurutnya, kepedulian terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari nilai kemanusiaan yang harus dijaga oleh setiap advokat.
Melalui kegiatan ini, FERADI WPI menegaskan komitmennya untuk terus mendorong aksi sosial sebagai bagian dari pengabdian organisasi kepada masyarakat. Di tengah dinamika profesi hukum yang sering dipandang formal dan kaku, langkah-langkah kemanusiaan seperti ini menjadi pengingat bahwa keadilan tidak hanya ditegakkan di ruang sidang, tetapi juga dirawat melalui kepedulian terhadap sesama.












