Jurnal1jambi.com,— Bandung – Desa Wisata Cibiru Wetan menorehkan langkah baru dalam digitalisasi promosi pariwisata lokal. Pada Jumat (9/1/2026), tim pengabdian masyarakat resmi meluncurkan program pelatihan bertajuk “Menciptakan Hype Digital: Strategi Viral Marketing Berbasis AI Melalui Konten TikTok dan Instagram Reels” untuk memperluas popularitas desa wisata tersebut.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Wisata Cibiru Wetan ini diikuti oleh pengelola desa wisata, pelaku UMKM, serta pemuda lokal. Pelatihan difokuskan pada penguatan keterampilan praktis dalam menciptakan konten video pendek yang menarik dan berpotensi viral di media sosial.
Para peserta dibekali pemahaman pemanfaatan berbagai tools kecerdasan buatan (AI), mulai dari perencanaan ide konten, teknik pengambilan dan pengeditan video profesional, hingga strategi optimalisasi hashtag dan keyword agar konten lebih mudah ditemukan calon wisatawan.
Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa kekuatan media sosial saat ini sangat menentukan minat dan persepsi publik. “Kami ingin Desa Wisata Cibiru Wetan tidak hanya dikenal secara lokal, tetapi mampu menjadi magnet wisata skala nasional hingga internasional. Teknologi AI memungkinkan masyarakat desa menjadi kreator konten yang kompetitif,” ujarnya.
Program ini diharapkan menciptakan gelombang hype digital yang berdampak langsung pada peningkatan kunjungan wisatawan. Dengan konten yang kreatif, konsisten, dan didukung strategi viral marketing berbasis AI, popularitas desa wisata diyakini dapat meningkat sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan sesi praktik langsung, di mana peserta berhasil menghasilkan puluhan video promosi siap unggah yang menampilkan keindahan alam, budaya, dan kuliner khas Cibiru Wetan. Tim pengabdian masyarakat juga akan melakukan pendampingan lanjutan melalui monitoring performa konten serta evaluasi strategi pemasaran digital.
Program ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan dalam pengembangan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif pedesaan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini terlaksana melalui kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah Desa Cibiru Wetan, serta dukungan komunitas wisata dan edukasi setempat.












