Jurnal1jambi.com,— Nama Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.MDF., C.JKJ. semakin sering terdengar di ruang-ruang profesi hukum. Ia dikenal sebagai advokat dengan rekam jejak mentereng, berani, namun tetap tenang dalam menghadapi perkara-perkara pelik. Perjalanan pendidikannya menunjukkan fondasi kuat: menyelesaikan S1 Hukum di Universitas 17 Agustus Semarang, setelah sebelumnya meraih gelar S1 dan S2 Informatika di Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS) Semarang. Kombinasi hukum dan teknologi membuatnya memiliki perspektif berbeda, terutama dalam menangani perkara yang bersinggungan dengan dunia digital.

Selain itu, Donny juga mengantongi sertifikasi Mediator dari Badan Mediasi Indonesia (BAMI) bekerja sama dengan UNTAG, yang memungkinkannya berperan sebagai mediator non-hakim di pengadilan. Ia menempuh Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) dan lulus Ujian Profesi Advokat (UPA) melalui organisasi PERADI dengan Ketua Umum Prof. Otto Hasibuan. Masa magangnya pun tidak singkat dua tahun penuh baik di LBH maupun kantor advokat, termasuk bertugas di Posbakum Pengadilan Agama Salatiga melalui LBH Gumilang. Setelah memenuhi seluruh persyaratan, Donny resmi diambil sumpahnya sebagai advokat di Pengadilan Tinggi Semarang melalui organisasi PPKHI.

Perjalanan kariernya tidak berhenti pada profesi advokat semata. Donny Andretti pernah menduduki sejumlah posisi strategis: Ketua DPD Jawa Tengah PPKHI, Ketua DPC Kabupaten Semarang Peradi Pergerakan, Ketua BPW Jawa Tengah SANI, Ketua DPC HAMI, anggota tim advokat BPPH Pemuda Pancasila Jawa Tengah, dan Kepala Bidang Hukum serta HAM Grib Jaya Kabupaten Semarang. Deretan posisi tersebut menunjukkan bahwa ia bukan hanya praktisi hukum, tetapi juga organisator yang aktif dan dipercaya banyak pihak.

Saat ini Donny memilih fokus membesarkan organisasi-organisasi yang dipimpinnya. Ia menjabat Ketua Umum FERADI WPI (organisasi advokat–paralegal), Ketua Umum FERADI MEDIATORE, Ketua Umum FERADI OFFICIUM NOBILE, Ketua Umum Ikatan Wartawan Jagat Raya Indonesia (KAWAN JARI), serta Ketua Umum Perkumpulan Masyarakat Bertato Indonesia (PMBI). Selain memimpin Firma Hukum Subur Jaya & Rekan, ia juga merupakan Direktur Utama PT Kawan Jari Grup dan Pemimpin Redaksi media kawanjarinews.com. Banyak media online menjadikannya penasihat hukum karena reputasinya yang stabil dan dapat diandalkan.

FERADI WPI di bawah kepemimpinannya kini bekerja sama dengan Universitas Karya Husada Semarang dan Universitas Mpu Tantular Jakarta dalam penyelenggaraan PKPA, UPA, serta penyumpahan advokat di pengadilan tinggi. Di bidang praktik, sepak terjang Donny sudah lama dikenal: ia memenangkan berbagai perkara, memimpin proses mediasi yang berakhir damai, dan menyelesaikan banyak kasus pidana melalui mekanisme Restorative Justice hingga pencabutan laporan. Prinsipnya sederhana namun kuat: mengandalkan Tuhan, menjunjung integritas, memberi pelayanan terbaik, dan tetap teguh pada semboyan pribadi, “Eagle Flies Alone.”

Donny juga aktif sebagai pengajar—mulai dari pendidikan hukum, paralegal, mediator, hingga jurnalistik. Banyak anggota organisasi yang ia pimpin dikenal rutin memberi layanan bantuan hukum pro bono kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Sosok Donny Andretti pada akhirnya bukan hanya tentang sederet gelar dan jabatan, tetapi tentang konsistensi menjalani profesi dengan pengabdian. Sebuah perjalanan yang menempatkannya sebagai salah satu advokat yang diperhitungkan di kancah hukum Indonesia.

Penulis: Wilma

share this :