Jurnal1Jambi.Com-Juni 2024 Sebagai Mana diketahui oleh Beberapa Pihak sejak Awal 2024 salah satu gedung serbaguna Milik BUMN PT Pusri yang berada didalam Lingkungan Komplek PT PUSRI dilakukan Pemugaran secara Total guna Memberikan Tampilan dan Pelayanan Yang Lebih baik kepada Pengguna Jasa Sewa Gedung Tersebut. Adapun Kontraktor pelaksana Atas Project Milyaran tersebut Adalah PT.BIRU Sistem Perkasa.
Dalam Pelaksanaan dilapangan Semua pihak mengetahui jika Project ini menggunakan Anggaran yang bersumber Dari Uang Negara. akan Tetapi didalam Pelaksanaan Banyak terdapat Kejanggalan Yang secara Kasap Mata Bisa Dan dapat Dilihat oleh Semua Pihak yang berlalu lalang. Sebagai Contoh Meski sudah lebih dari bobot Project yang 70% .
Namun Baik PT PUSRi maupun Pelaksana Tidak memasang Papan Project yang Menjelaskan Siapa Pemilik Project, Siapa Pelaksana Project ,Berapa besar Angaran Project dan Berapa Lama Tenggat Waktu Pelaksanaan.
Beranjak dari hal Tersebut ada Beberapa Hal Aneh lagi yang amat Mendasar, dimana Pada Saat salah satu LBPH di provinsi Sumsel Beranjak Ke Lokasi Project terdapat Banyk Temuan yang secara Langsung tertangkap Kamera Telah terjadi Pelanggaran dalam Aspek Keselamatan Kerja. Sebagai Contoh,
1 .Tenaga Kerja Banyk yang tidak Menggunakan APD Helm keselamatan
2 . Tenaga Kerja banyak yang tidak menggunakan Srung Tangan
- Tenaga Kerja yang di posisi Ketinggian Lebih dari 2 meter Tidak menggunakan Safety body Harnest
4 .Tenaga Kerja Yang sedang melakukan. pekerjaan Pengelasan Tidak Menggunakan Kaca Mata Pelindung
5 .Tenaga Yang Sedang Melakukan Pemotongan Dengan Media Api LPG tidak dilengkapi APD APAR. Serta Mash banyak Hal hal lain yang lalai dan di anggap Sepele.
Dari Hal tersebut diatas Kami Mencoba Menanyakan langsung dengan Salah satu HSE Officer Dilapangan yang sempat Berinteraksi Ybs mengatakan Jika hal Itu sudah memang tanggung Jawab Pihak Kontraktor untuk memenuhi dan Mengawasi agar tidak sampai terjadi Insident Kecelakaan Kerja.

Ironi nya kendati sudah mendapat Surat Langsung dari LBPH KOSGORO. Baik Kontraktor Pelaksana Maupun Pihak HSE PT PUSRI. Pelanggaran yang Terjadi Mash tetap saja Berjalan Seakan Dianggap Seperti Angin Lalu.. Ada Apa Dengan Project ini. ??? Apakah Ada Beking Internal yang Kuat. Ataw Memang Butuh Tindakan Yang Lebih Tegas terhadap Pelaksanaan Project. Ataw Memang Menunggu sampai Ada Korban yang berjatuhan.?
Tim Jurnal1 akan terus Mencari Siapa Dan apa Motif dari Pelanggaran Aturan Keselamatan Kerja Ini.(Mamat)











