Jurnal1jambi.com,- Danramil Mestong Abdur Rauf Alfansuri akhirnya angkat bicara menyikapi video yang beredar di media sosial TikTok dan menyebut dirinya terkait aktivitas gudang BBM ilegal di kawasan Pal 18 Sebapo, Kabupaten Muaro Jambi. Ia menegaskan tuduhan yang beredar tersebut tidak benar dan dinilai telah menyudutkan nama baik dirinya maupun institusi TNI.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Kapten Abdur Rauf Alfansuri membantah keras adanya keterlibatan dalam aktivitas gudang BBM ilegal sebagaimana narasi yang berkembang di media sosial. Menurutnya, informasi tersebut berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat apabila tidak segera diluruskan.

“Saya tegaskan bahwa tidak ada keterlibatan saya dalam aktivitas gudang BBM ilegal di wilayah Pal 18 Sebapo. Informasi yang beredar itu tidak benar dan sangat menyudutkan nama baik saya maupun institusi,” tegas Kapten Rauf, Sabtu 16/05/2026.

Ia menambahkan, sebagai aparat TNI dirinya tetap berkomitmen menjalankan tugas sesuai aturan dan mendukung penegakan hukum terhadap segala bentuk aktivitas ilegal di wilayah teritorialnya. Kapten Rauf juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak menerima maupun menyebarkan informasi di media sosial, terutama yang belum jelas sumber dan kebenarannya.

Di tempat terpisah, Ketua LP3NKRI Jambi Pery Monjuli menyayangkan munculnya kembali tuduhan terhadap Danramil Mestong terkait gudang BBM ilegal tersebut. Ia menilai isu yang diangkat kembali di media sosial terkesan menggiring opini publik tanpa disertai bukti yang jelas, terlebih materi yang digunakan disebut berasal dari pemberitaan lama tertanggal 04/10/2025.

“Yang kami sayangkan, isu ini kembali dimunculkan seolah-olah kejadian baru, padahal berita tersebut sudah terbit sejak 04 Oktober 2025. Jangan sampai informasi lama dipelintir dan menimbulkan fitnah maupun opini negatif terhadap seseorang,” ujar Pery Monjuli. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mengedepankan asas praduga tak bersalah serta tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi.

share this :