Jurnal1jambi.com,- Panitia Seleksi Daerah (Panselinda) Palembang menggelar tahapan Pemeriksaan dan Uji Psikologi bagi Calon Taruna Akademi TNI Tahun Anggaran 2026 di Aula Ajendam II/Sriwijaya, Rabu (06/05/2026). Seleksi ini menjadi bagian krusial dalam menyaring kandidat terbaik yang akan melanjutkan proses menuju perwira TNI.
Pelaksanaan tahun ini mengedepankan sistem Computer Assisted Test (CAT) berbasis daring sebagai upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas. Seluruh rangkaian ujian berlangsung tertib dengan pengawasan ketat dari tim penguji.
Berdasarkan data panitia, dari total 100 peserta yang terdaftar, sebanyak 91 orang hadir mengikuti ujian. Sementara itu, 9 peserta dinyatakan gugur karena tidak hadir tanpa keterangan pada tahapan psikologi.

“Metode CAT memastikan hasil penilaian yang objektif, cepat, dan akurat dalam mengukur kesiapan mental peserta,” ujar salah satu panitia seleksi. Ia menegaskan, sistem ini dirancang untuk menutup celah kecurangan sekaligus meningkatkan kualitas seleksi.
Uji psikologi bukan sekadar mengukur kecerdasan, tetapi juga membaca ketahanan mental dan karakter kepemimpinan calon taruna. Di sinilah fondasi awal seorang perwira dibentuk bukan hanya kuat secara fisik, tetapi juga matang secara psikologis.
Dengan selesainya tahapan ini, peserta yang lolos akan melangkah ke fase berikutnya. Proses seleksi yang ketat ini menjadi pintu awal lahirnya calon pemimpin militer yang diharapkan mampu menjaga kedaulatan negara dengan integritas dan profesionalisme.











