Jurnal1jambi.com,- FERADI WPI Jakarta Raya bersama Subur Jaya Lawfirm menggelar kegiatan pelayanan rohani di Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Rabu (06/05/2026). Kegiatan yang dipimpin Wakil Ketua Umum DPP FERADI WPI sekaligus Ketua DPD Jakarta, Harriani Bianca Daryana, ini menghadirkan suasana haru dan penuh makna bagi warga binaan.
Sejak awal kegiatan, nuansa khidmat terasa kuat di dalam lapas. Kehadiran Pastor Eko Setiadi, Ps. Melkianus Reawaruw, serta tim advokat dan paralegal menjadi simbol bahwa pendekatan hukum tak harus kaku—ia bisa menyentuh sisi kemanusiaan yang lebih dalam.
“Jangan pernah kehilangan harapan. Setiap orang punya kesempatan untuk berubah dan dipulihkan,” ujar Harriani Bianca Daryana di hadapan warga binaan. Pesan itu mengalir sederhana, namun menguatkan, di tengah ruang yang sering kali identik dengan keterbatasan.
Lantunan puji-pujian yang dipimpin langsung olehnya membawa suasana menjadi emosional. Beberapa warga binaan tampak menitikkan air mata, larut dalam refleksi dan harapan baru yang perlahan tumbuh.
Firman Tuhan yang disampaikan Ps. Melkianus Reawaruw menegaskan bahwa masa lalu bukanlah akhir. Pesan tentang penguatan iman dan keberanian untuk bangkit menjadi energi baru bagi mereka yang tengah menjalani proses pembinaan.
Apresiasi juga datang dari Ketua Umum FERADI WPI, Donny Andretti, yang menilai kegiatan ini sebagai wujud nyata advokat yang tak hanya hadir di ruang sidang. Ketika hukum berjalan berdampingan dengan empati, di situlah perubahan menemukan jalannya perlahan, namun pasti.











