Jurnal1jambi.com,— Feradi WPI kembali membuat terobosan penting dalam dunia profesi hukum. Melalui kebijakan humanis dan progresif, organisasi advokat ini memastikan bahwa penyumpahan advokat di Pengadilan Tinggi Surabaya pada 11/12/2025 akan digelar sepenuhnya gratis. Langkah ini menjadi penegasan bahwa akses menuju profesi advokat tidak boleh terhalang oleh hambatan biaya.

Saat ini, Feradi WPI juga tengah menyelenggarakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) bekerja sama dengan Universitas Karya Husada (UNKAHA) Semarang. Di dalam program tersebut, beberapa peserta mendapatkan beasiswa penuh dari Ketua Umum Feradi WPI, Adv. Donny Andretti, sebagai bentuk komitmen nyata untuk membuka pintu selebar-lebarnya bagi calon advokat yang berpotensi namun terbatas secara ekonomi.

Kebijakan beasiswa ini bukan sekadar program insidental. Ketua Umum Feradi WPI telah menginstruksikan seluruh jajaran panitia PKPA, UPA, dan penyumpahan advokat untuk selalu menyediakan kuota penerima beasiswa pada setiap kegiatan. Artinya, sebagian peserta tetap mengikuti skema biaya reguler, namun sebagian lainnya yang benar-benar membutuhkan akan dibebaskan dari seluruh biaya.

Penyumpahan yang digelar pada 11 Desember 2025 menjadi contoh paling konkret dari komitmen tersebut. Feradi WPI memastikan bahwa seluruh peserta yang mengikuti prosesi kali ini memperoleh pembebasan biaya secara penuh. Ini bukan sekadar kebijakan teknis, melainkan pernyataan sikap: bahwa profesi hukum harus inklusif sejak gerbang pertama seseorang memasukinya.

Ke depan, pola ini akan menjadi identitas Feradi WPI. Di tengah realitas organisasi yang tentu membutuhkan sumber daya, semangat berbagi tidak boleh dipinggirkan. Feradi WPI ingin menunjukkan bahwa profesionalisme dapat berjalan berdampingan dengan solidaritas, dan bahwa keberhasilan organisasi justru diuji dari keberaniannya membantu mereka yang nyaris menyerah karena beban ekonomi.

Dengan hadirnya program beasiswa di setiap PKPA, UPA, maupun penyumpahan advokat, Feradi WPI berharap semakin banyak calon advokat muda yang dapat menapaki jalan profesi ini tanpa rasa gentar terhadap biaya. Sebuah langkah kecil, namun berdampak besar, untuk memastikan bahwa keadilan dimulai dari kesempatan yang setara.

share this :