Jurnal1jambi.com,- Bungo — Dentuman drum, sorak penonton, dan langkah-langkah tegap siswa memenuhi halaman rumah dinas Bupati Bungo, Kamis (23/10/2025). Di tengah semangat yang bergelora, Kejuaraan Marching Band Bupati Cup 2025 resmi dibuka. Ajang ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-60 Kabupaten Bungo, menghadirkan warna baru dalam semangat kebersamaan dan kreativitas pelajar.

Acara pembukaan dilakukan langsung oleh Bupati Bungo H. Dedy Putra, S.H., M.Kn., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bungo Ny. Hj. Elza Kurniawati. Hadir pula Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat bersama istri Ny. Suci Ramadhani, Ketua Umum PDBI Bungo Jumari Ari Wardoyo, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Endy, S.Pd., M.M., para kepala OPD, serta tamu undangan lainnya. Suasana penuh antusiasme terasa sejak awal acara, diiringi semangat siswa-siswi peserta dari berbagai sekolah.

Ketua Umum PDBI Bungo, Jumari Ari Wardoyo, menjelaskan bahwa kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bungo dengan Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Bungo. Sebanyak 14 peserta dari tingkat SD/MI dan 6 peserta dari tingkat SMP/MTs turut serta menampilkan performa terbaik mereka.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bungo yang terus mendukung kemajuan PDBI. Ini menjadi tanggung jawab kami untuk membawa nama Bungo dikenal di kancah nasional,” ungkap Jumari.

Bupati Bungo H. Dedy Putra membuka Kejuaraan Marching Band Bupati Cup 2025 di halaman rumah dinas bupati, Kamis (23/10/2025), sebagai bagian dari perayaan HUT ke-60 Kabupaten Bungo

Dalam sambutannya, Bupati Bungo H. Dedy Putra menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kejuaraan marching band bukan hanya ajang adu keterampilan, tetapi juga ruang pembentukan karakter generasi muda.

“Selamat kepada seluruh peserta. Ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan momentum mempererat silaturahmi antar sekolah dan menumbuhkan rasa cinta terhadap daerah,” ujarnya.

Lebih jauh, Dedy Putra menegaskan tekad pemerintah daerah untuk menjadikan Bungo sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN) di bidang drum band.

“Kita ingin ke depan Bungo mampu menjadi tuan rumah turnamen marching band berskala besar, baik tingkat provinsi maupun se-Sumatera. Ini langkah nyata menuju Bungo yang kreatif, kompetitif, dan berprestasi,” tambahnya dengan penuh optimisme.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Bungo, Endy, S.Pd., M.M., menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memacu minat dan bakat siswa di bidang seni.

“Kami ingin drum band Bungo semakin dikenal luas dan berprestasi hingga ke tingkat nasional. Melalui kegiatan ini, semangat belajar dan berkarya siswa dapat terus berkembang,” tuturnya.

Lebih dari sekadar lomba, kejuaraan marching band ini menjadi simbol irama persatuan dan semangat juang anak-anak daerah. Di balik dentuman drum dan gemuruh terompet, tersimpan pesan sederhana: bahwa kemajuan daerah berawal dari langkah-langkah kecil generasi muda yang berani tampil dan berkreasi.

(Defri)

share this :