Jurnal1jambi.com,— MUARO JAMBI — Dalam suasana penuh khidmat, Aula Wirapratama Polres Muaro Jambi menjadi saksi pergantian tongkat estafet kepemimpinan di tubuh Polri. Senin (20/10/2025), Kapolres Muaro Jambi, AKBP Heri Supriawan, S.I.K., M.H., memimpin langsung upacara serah terima jabatan (Sertijab) tiga pejabat strategis: Kasat Intelkam, Kasat Samapta, dan Kapolsek Mestong. Momen ini bukan sekadar seremoni, tapi sebuah simbol penyegaran organisasi dan komitmen terhadap pelayanan publik yang lebih progresif.
Jabatan baru tersebut kini diemban oleh AKP Ardi sebagai Kasat Intelkam, AKP M. Faisal Siregar, S.H., M.H. sebagai Kasat Samapta, dan IPTU Hengky Lesmana, S.H. sebagai Kapolsek Mestong. Ketiganya diharapkan menjadi motor penggerak baru dalam memperkuat sistem keamanan dan pelayanan masyarakat di wilayah hukum Polres Muaro Jambi. Dalam struktur Polri yang dinamis, mutasi bukanlah akhir, melainkan babak baru pengabdian.
Dalam amanatnya, Kapolres Heri Supriawan menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari upaya menjaga ritme organisasi agar tetap adaptif terhadap tantangan zaman. “Mutasi bukan hukuman, tetapi bentuk kepercayaan institusi kepada personel yang dianggap mampu membawa perubahan. Polri butuh semangat baru untuk terus bergerak melayani masyarakat dengan hati,” ujarnya dengan tegas namun hangat.

Pernyataan itu menjadi cerminan gaya kepemimpinan yang tidak hanya menuntut disiplin, tetapi juga mengedepankan empati dan kolaborasi. Di tengah meningkatnya kompleksitas tugas kepolisian, regenerasi seperti ini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai profesionalisme dan tanggung jawab sosial di setiap lini.
Upacara berlangsung dengan suasana penuh rasa hormat dari pembacaan keputusan Kapolda Jambi hingga pengambilan sumpah jabatan. Setiap tangan yang menyalami, setiap doa yang terucap, seolah menyiratkan pesan: bahwa tanggung jawab menjaga keamanan bukan hanya tugas seragam, melainkan panggilan nurani.
Upacara diakhiri dengan doa bersama dan ucapan selamat dari seluruh peserta. Di wajah para perwira muda itu, terpancar semangat baru: semangat untuk bekerja tidak hanya demi jabatan, tetapi demi kepercayaan publik yang terus dijaga. Karena pada akhirnya, seperti pesan tersirat dari Kapolres, keamanan bukan sekadar tugas, melainkan bentuk cinta kepada negeri.












