Jurnal1jambi.com,- SEMARANG, 23/9/2025 – Doa tulus mengalir tanpa henti untuk Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.MDF., C.PFW yang saat ini tengah menjalani ujian sakit. Sosok advokat yang dikenal berdedikasi ini bukan hanya hadir sebagai pembela hukum, tetapi juga mentor bagi generasi muda yang ingin meniti karier sebagai pengacara.

Sepanjang kiprahnya, Donny Andretti dikenal sebagai figur yang senantiasa berbagi ilmu, wawasan, serta membimbing para anak magang dengan ketulusan. Ia kerap menekankan doa dan integritas sebagai fondasi utama, bahkan mendoakan agar murid-muridnya kelak bisa menjadi pengacara yang lebih hebat darinya.

Selain dikenal rendah hati dan humoris, dalam profesinya Donny juga memiliki karakter tegas dan vokal. Ia berani membela kliennya, terutama ketika menghadapi pihak-pihak yang diduga merekayasa atau berupaya melakukan kriminalisasi. Sikap konsisten itulah yang membuat banyak pihak akhirnya memilih mengikuti prosedur hukum secara benar ketika berhadapan dengan dirinya.

Meski berpenampilan nyentrik dengan tato di tubuhnya, Donny Andretti justru menekankan pentingnya ketulusan iman. Ia berulang kali mengingatkan anggota organisasinya untuk selalu mengandalkan Tuhan dalam menjalani profesi, bukan pada jaringan, uang, atau relasi. Pesan ini menjadi pegangan utama dalam membangun kultur hukum yang berintegritas di bawah kepemimpinannya.

Berbagai organisasi yang bernaung di bawah FERADI WPI, termasuk Subur Jaya Law Firm, FERADI Mediator, PMBI (Perkumpulan Masyarakat Bertato Indonesia), Kawan Jari (Ikatan Wartawan Jagat Raya Indonesia), serta media kawanjarinews.com, turut mengajak masyarakat luas mendoakan kesembuhan Donny. Bagi mereka, doa adalah kekuatan sekaligus harapan agar sang pemimpin dapat segera pulih dan kembali berjuang untuk masyarakat kecil.

Saat dijenguk rekan wartawan di rumah sakit, Donny menyampaikan bahwa ia mendapat kekuatan rohani dari kotbah Pdt. Chris Manusama tentang makna praise (pujian) dan worship (penyembahan). “Saat sehat saya mengucap syukur, tapi saat sakit pun saya tetap berkata: Tuhan terima kasih. Meski belum sembuh, saya tetap mau memuji dan menyembah Tuhan,” ujarnya penuh keyakinan.

share this :