Jurnal1Jambi.com,- Jambi – Komandan Korem 042/Garuda Putih, Brigjen TNI Heri Purwanto, S.E., M.Sc, memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Program Swasembada Pangan Provinsi Jambi Tahun 2025, yang digelar pada Selasa (15/7/2025) di Aula Balai Prajurit Makorem 042/Gapu, Kota Jambi. Rakor ini menjadi forum strategis dalam mempercepat program optimalisasi lahan pertanian (OPLA) yang menjadi bagian dari agenda nasional ketahanan pangan.

Dalam arahannya, Danrem menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan peran aktif seluruh peserta Rakor yang berasal dari lintas sektor, mulai dari Kementerian Pertanian, jajaran TNI AD, pemerintah daerah, hingga mitra strategis bidang pertanian. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga untuk memastikan program swasembada pangan bukan sekadar wacana, tetapi menjadi gerakan nyata yang menyentuh akar rumput.

“Saya tidak hanya ingin forum ini menjadi rutinitas administratif, tetapi ruang untuk menyatukan semangat dan langkah konkret. Swasembada pangan adalah tanggung jawab kolektif kita semua,” tegas Danrem dalam sambutannya.

Rakor ini turut dihadiri Pj. Satgas Swasembada Pangan Provinsi Jambi, Ketua Koordinator Pelaksana Brigjen TNI Hendro Djatmiko HS, S.H., S.M., jajaran Dandim wilayah Korem 042/Gapu, Dinas Pertanian kabupaten/kota, serta perwakilan Kementerian Pertanian secara virtual. Mereka membahas progres konstruksi OPLA di berbagai wilayah, mengevaluasi kendala lapangan, dan menyusun strategi percepatan agar masa tanam September 2025 dapat terlaksana sesuai target nasional.

Paparan teknis dari pelaksana lapangan, diskusi terbuka, serta usulan kebijakan menjadi bagian penting dalam Rakor. Fokus utama adalah mendorong percepatan infrastruktur lahan dan menjamin kesiapan tanam yang berkelanjutan. Rakor juga menegaskan pentingnya pengawasan dan pelibatan pemerintah daerah secara aktif agar program tidak berhenti di atas kertas.

Melalui forum ini, Korem 042/Gapu menegaskan komitmennya sebagai motor penggerak sinergi ketahanan pangan, dari pusat hingga desa. “Ini bukan hanya tentang hasil panen, tapi tentang kedaulatan pangan, kemandirian petani, dan keberlanjutan hidup masyarakat Jambi. Kita harus melangkah serentak, sepenuh hati, demi tanah yang memberi makan bangsa,” pungkas Danrem.

share this :