Jurnal1Jambi.com,- Jambi, 2 Juli 2025 – Di tengah peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Polres Tebo tampil bukan sekadar penjaga keamanan, tetapi juga pembawa harapan. Tiga penghargaan diraih dalam rangkaian lomba yang digelar oleh Polda Jambi. Tiga bukti bahwa tugas Polri bisa menyentuh tanah, desa, dan nurani secara bersamaan.
Juara I Pemanfaatan Lahan Produktif menjadi simbol bahwa kepolisian hari ini tak hanya memegang tongkat komando, tapi juga cangkul pertanian. Sebuah interpretasi baru dari pengayoman: bukan hanya menjaga, tapi juga menumbuhkan. Prestasi ini menunjukkan keseriusan Polres Tebo dalam mendukung program ketahanan pangan nasional secara konkret dan berkelanjutan.
Tak kalah penting, Juara II Tiga Pilar diraih lewat sinergi tiga elemen penting: Kepala Desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas Desa Suka Maju. Di balik penghargaan itu ada harmoni, komunikasi, dan kepercayaan publik. Karena membangun desa tak cukup dengan program, tapi perlu kehadiran nyata di tengah warga.
Sementara itu, Juara Harapan I untuk Kebersihan Mako menegaskan bahwa pelayanan publik yang bersih dimulai dari lingkungan kerja yang tertib. Kerapian bukan sekadar urusan visual—ia cerminan dari disiplin dan manajemen internal. Polres Tebo membuktikan bahwa tempat kerja yang tertata adalah cermin etos kerja yang terjaga.
Penghargaan diserahkan dalam rangkaian acara pembinaan tradisi HUT Bhayangkara di Lapangan Kantor Gubernur Jambi. Hadir dalam kesempatan itu jajaran pimpinan daerah, termasuk Gubernur Jambi, Kapolda, Danrem, Ketua DPRD Provinsi, serta unsur Forkopimda lainnya. Sebuah panggung yang tidak hanya berbicara simbol, tapi juga apresiasi.
Tiga penghargaan ini bukan sekadar pencapaian seremoni, tapi pesan diam yang nyaring: bahwa Polri bisa menjadi solusi, bukan sekadar institusi penegak hukum. Dan jika seluruh elemen Polri menanamkan nilai ini, maka tema besar “Polri untuk Masyarakat” bukan hanya slogan, tapi kenyataan yang hidup.











