Jurnal1Jambi.Com,- SAROLANGUN – Program ketahanan pangan dan peningkatan gizi bagi anak-anak terus menjadi perhatian di Kabupaten Sarolangun. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Koramil 04/Sarolangun menggelar program Dapur Masuk Sekolah di SDN 65/VII Batu Penyabung, Kecamatan Bathin VIII, pada Rabu (21/2/2025).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danramil 04/Sarolangun, Mayor Inf. Abdul Azis Efendi, serta dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya anggota DPRD Kabupaten Sarolangun H. Sadam Hidayat, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sarolangun, Camat Bathin VIII, Kapolsek Bathin VIII, Kepala KUA Kecamatan Bathin VIII, Kepala Puskesmas Limbur Tembesi, Korwil Dikbud Kecamatan Bathin VIII, Kepala Desa Batu Penyabung, Ketua BPD Batu Penyabung, serta tokoh masyarakat dan pemuka agama setempat.
Program Dapur Masuk Sekolah bertujuan untuk memastikan anak-anak di wilayah pedesaan mendapatkan asupan gizi yang cukup dan sehat guna mendukung aktivitas belajar mereka. Dalam kesempatan tersebut, Mayor Inf. Abdul Azis Efendi memberikan edukasi kepada para siswa mengenai pentingnya pola makan sehat serta mengajak mereka untuk lebih peduli terhadap kesehatan tubuh.

“Melalui program ini, kami ingin mempererat kedekatan TNI dengan masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan. Kami juga ingin memastikan bahwa anak-anak di sekolah ini mendapatkan gizi yang baik agar dapat belajar secara optimal,” ujar Mayor Inf. Abdul Azis Efendi.
Para siswa SDN 65/VII Batu Penyabung tampak antusias mengikuti sesi edukasi dan pelatihan memasak makanan bergizi. Selain mendapatkan wawasan mengenai cara memasak makanan sehat, mereka juga diajarkan bagaimana memilih bahan pangan yang bernutrisi untuk mendukung tumbuh kembang yang optimal.
Kepala Desa Batu Penyabung menyampaikan apresiasi terhadap program ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut serta menjangkau lebih banyak sekolah di Kabupaten Sarolangun. Hal senada juga disampaikan anggota DPRD Kabupaten Sarolangun, H. Sadam Hidayat, yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan anak-anak.
Program Dapur Masuk Sekolah ini diharapkan dapat menjadi model yang dapat diterapkan di sekolah-sekolah lain di Kabupaten Sarolangun guna menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan bersemangat dalam belajar.











