Jurnal1jambi.com,- Persoalan sampah di wilayah Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, kembali menjadi sorotan publik pada 12/04/2026. Tumpukan sampah terlihat berserakan di sejumlah titik jalan nasional, mulai dari depan Brilink Bank BRI, kawasan Gedung Pemuda, hingga sekitar SPBU di Kelurahan Pasar Baru, sehingga mengganggu kenyamanan masyarakat dan pengguna jalan.
Pantauan di lapangan menunjukkan sampah yang menumpuk tidak hanya merusak pemandangan kota, tetapi juga menimbulkan bau tidak sedap. Kondisi ini bahkan berpotensi memicu gangguan kesehatan masyarakat jika tidak segera ditangani secara serius oleh pihak terkait.
Keluhan warga pun mulai bermunculan, mengingat persoalan serupa bukan kali pertama terjadi di kawasan Muara Bulian. Minimnya fasilitas tempat pembuangan sampah serta rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam menjaga kebersihan dinilai menjadi penyebab utama munculnya persoalan tersebut.
Lurah Pasar Baru mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, khususnya di sepanjang jalan lintas nasional. “Sampah bisa merusak pemandangan dan kesehatan. Kami berharap masyarakat menjaga kebersihan, karena wilayah Kelurahan Pasar Baru ingin bebas dari sampah,” ujarnya.
Di sisi lain, warga juga berharap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batanghari segera mengambil langkah konkret. Penyediaan tong sampah di titik-titik rawan serta peningkatan frekuensi pengangkutan sampah dinilai menjadi solusi awal agar persoalan ini tidak terus berulang.
Persoalan sampah pada akhirnya bukan hanya soal estetika kota, tetapi juga cerminan kedisiplinan bersama dalam menjaga lingkungan. Tanpa kesadaran kolektif antara pemerintah dan masyarakat, kebersihan akan selalu menjadi persoalan yang terus berulang—padahal wajah sebuah daerah sering kali dinilai dari seberapa bersih lingkungannya. (Red)











