Jurnal1jambi.com,- Pengerjaan dua jembatan gantung di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terus dikebut guna mempercepat konektivitas antarwilayah. Hingga 06/04/2026, progres pembangunan Jembatan Gantung Sungai Dabok di Desa Embacang, Kecamatan Mesuji Raya telah mencapai 43,25 persen, sementara Jembatan Gantung Desa Kuala Dua Belas, Kecamatan Tulung Selapan mencapai 36,05 persen.
Jembatan Gantung Sungai Dabok dirancang memiliki panjang 100 meter dengan lebar 2 meter, sedangkan Jembatan Gantung Desa Kuala Dua Belas memiliki panjang 120 meter dan lebar 1,5 meter. Kedua infrastruktur ini diharapkan menjadi akses vital bagi masyarakat setempat dalam mendukung mobilitas serta aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.
Dalam proses pengerjaannya, sebanyak 16 personel militer bersama masyarakat dilibatkan untuk mempercepat pembangunan. Kolaborasi ini menjadi wujud kerja bersama dalam menghadirkan infrastruktur yang mampu membuka keterisolasian wilayah pedesaan.

Untuk Jembatan Gantung Sungai Dabok, tahapan pekerjaan saat ini meliputi pabrikasi baja, pembuatan begesting tiang pylon, serta pengerjaan bracing cor gantung tiang pylon. Sementara pada Jembatan Gantung Desa Kuala Dua Belas, pekerjaan difokuskan pada pembuatan besi spiral, pemancangan tepi jauh pylon, serta pembuatan pensil tiang pancang.
Meski dihadapkan pada tantangan cuaca yang tidak stabil serta keterbatasan tenaga tambahan saat proses pengecoran, pengerjaan tetap berjalan secara aman dan terkendali. Tim pelaksana terus mengupayakan percepatan agar pembangunan dapat selesai sesuai target yang telah ditetapkan.
Lebih dari sekadar proyek konstruksi, dua jembatan gantung ini menjadi harapan baru bagi masyarakat yang selama ini bergantung pada akses terbatas. Ketika jembatan berdiri kokoh nanti, ia tidak hanya menghubungkan dua sisi sungai, tetapi juga membuka jalan bagi pertumbuhan ekonomi dan masa depan desa-desa di wilayah OKI.











