Jurnal1jambi.com — Dalam rangka menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Bulan Suci Ramadhan 1446 Hijriah, Polres Muaro Jambi melalui Unit III Tipidter Satreskrim melaksanakan pendampingan kegiatan pengecekan harga komoditas pangan di Pasar Tradisional Sengeti, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi. Monitoring ini dilakukan bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, serta Mutu Pangan Kabupaten Muaro Jambi.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kanit III Tipidter Satreskrim Polres Muaro Jambi, IPDA Heri Pratama Putra, S.H., dengan melibatkan tim Badan Pangan Nasional dari pusat, personel Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Jambi, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi. Sinergi lintas instansi ini menjadi bagian dari langkah terpadu dalam mengawal stabilitas pangan daerah.

Kapolres Muaro Jambi AKBP Heri Supriawan, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim Polres Muaro Jambi AKP Hanafi Dita Utama, S.T.K., S.I.K., menegaskan bahwa pengawasan harga dan ketersediaan bahan pokok merupakan langkah strategis untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga maupun kelangkaan komoditas penting. Menurutnya, kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan dan melindungi kepentingan masyarakat.

“Pengawasan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar serta mencegah praktik penimbunan maupun permainan harga yang dapat merugikan masyarakat,” ujar AKP Hanafi Dita Utama. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat penegak hukum dan instansi teknis guna menjaga keseimbangan pasar.

Dari hasil pengecekan di lapangan, ketersediaan bahan pokok di wilayah Kabupaten Muaro Jambi terpantau aman dan mencukupi. Aktivitas jual beli di Pasar Sengeti berlangsung normal, tertib, dan lancar. Secara umum, harga komoditas pangan relatif stabil, meskipun terdapat kenaikan pada cabai merah sebesar Rp20.000 per kilogram, dari Rp40.000 menjadi Rp60.000 per kilogram, yang dipengaruhi faktor distribusi dan pasokan.

Adapun harga sejumlah komoditas yang terpantau antara lain beras medium Rp14.500 per kilogram, beras premium Rp15.500 per kilogram, gula pasir Rp18.000 per kilogram, minyak goreng curah Rp18.000 per liter, minyak goreng premium Rp19.000 per liter, minyak goreng merek Kita Rp15.700 per liter, daging ayam broiler Rp37.000 per kilogram, telur ayam Rp1.900 per butir, cabai rawit hijau Rp45.000 per kilogram, bawang merah Rp34.000 per kilogram, bawang putih Rp33.000 per kilogram, serta ikan segar Rp40.000 per kilogram. Seluruh rangkaian kegiatan monitoring berlangsung aman dan kondusif, mencerminkan peran aktif Polri dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

share this :