Jurnal1jambi.com,— Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi resmi merilis daftar peserta dengan nilai tertinggi untuk mengisi jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Pengumuman ini menjadi bagian dari proses seleksi terbuka guna menjaring figur terbaik yang akan mengisi posisi strategis di lingkungan Pemkab Muaro Jambi.
Penetapan tiga besar tersebut tertuang dalam Pengumuman Nomor BA.011/Pansel.JPT/Muaro Jambi/2025 sebagai tindak lanjut Berita Acara Rapat Panitia Seleksi Nomor BA.012/Pansel.JPT/Muaro Jambi/2025 yang digelar pada 30 Desember 2025. Seleksi dilakukan berdasarkan akumulasi nilai tertinggi dari seluruh tahapan yang telah dilalui peserta.
Hasilnya, Dr. Kasful Iman, S.Pd.I., M.Pd.I menempati posisi teratas dengan perolehan nilai 79,20. Saat ini, Kasful menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi dan dinilai memiliki pengalaman birokrasi yang relevan dengan jabatan yang dilamar.
Di posisi kedua, Joni Erlintas, M.Pd meraih nilai 76,01. Joni diketahui menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Muaro Jambi. Sementara peringkat ketiga ditempati Azhari, S.Ag., M.Pdi dengan nilai 71,80, yang saat ini bertugas sebagai Penyuluh Sosial Ahli Muda pada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak.
Ketiga kandidat tersebut memiliki pangkat Pembina Tingkat I (IVb), yang secara administratif telah memenuhi syarat minimal untuk menduduki jabatan eselon II. Hal ini menegaskan bahwa seluruh peserta tiga besar tidak hanya unggul secara nilai, tetapi juga memenuhi ketentuan kepegawaian yang berlaku.
Sesuai mekanisme seleksi terbuka, nama-nama tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk kemudian dikonsultasikan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) guna memperoleh rekomendasi pelantikan. Keputusan akhir mengenai siapa yang akan dilantik tetap menjadi hak prerogatif kepala daerah, dengan mempertimbangkan rekam jejak, kompetensi, dan kebutuhan organisasi pemerintahan ke depan.











