Jurnal1jambi.com,- Upaya mediasi yang difasilitasi Ditpolairud Polda Jambi berhasil meredam potensi konflik sosial menyusul insiden pembakaran satu unit pompong milik warga Desa Gedong Karya, Kabupaten Muaro Jambi. Pendekatan dialogis yang ditempuh aparat kepolisian dan pemerintah daerah menjadi kunci penyelesaian persoalan tanpa eskalasi ketegangan di tingkat akar rumput.
Proses perdamaian berlangsung pada Jumat (12/12/2025) pukul 10.00 WIB di Kantor Bupati Muaro Jambi. Mediasi mempertemukan langsung pelapor Yakub dan terlapor Zulkarnain, dengan suasana yang terjaga kondusif dan terbuka. Pertemuan ini digelar sebagai tindak lanjut atas laporan pembakaran pompong yang sebelumnya memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik antarwarga.
Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Jambi AKBP Ade Candra bersama Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno memimpin langsung jalannya mediasi. Keduanya menekankan pentingnya penyelesaian yang berkeadilan sekaligus menjaga harmoni sosial, terutama di wilayah pesisir yang rentan terhadap gesekan kepentingan.

Dalam proses dialog, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan perkara secara kekeluargaan. Zulkarnain menyatakan kesediaannya mengganti kerugian atas pompong yang terbakar, dengan fasilitasi pemerintah daerah. Kesepakatan damai tersebut kemudian dituangkan dalam surat pernyataan bersama yang ditandatangani kedua pihak sebagai bentuk komitmen penyelesaian final.
Selain penyelesaian materiil, pelapor juga menyatakan komitmennya untuk tidak mengulangi aktivitas penyelaman mencari barang antik di kawasan tersebut, yang sebelumnya disebut menjadi salah satu pemicu ketegangan sosial. Tidak terdapat korban jiwa dalam insiden ini, dan objek sengketa terbatas pada satu unit pompong milik pelapor.
Bupati Muaro Jambi mengapresiasi langkah cepat Ditpolairud Polda Jambi yang mengedepankan pendekatan restoratif guna mencegah konflik horizontal. Kepolisian akan mengarsipkan dokumen perdamaian sebagai dasar penghentian penanganan perkara, sekaligus merekomendasikan peningkatan pengawasan dan pendekatan masyarakat. Hingga kini, situasi di Desa Gedong Karya dilaporkan aman dan kondusif. (Noval)












