Jurnal1jambi.com,- Bantuan kemanusiaan yang dikirimkan Kodam II/Sriwijaya bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk korban bencana alam di Sumatera Utara akhirnya tiba dan diserahkan kepada pemerintah setempat pada Minggu (07/12/2025). Kehadiran bantuan ini menjadi wujud nyata solidaritas dan kepedulian masyarakat Sumsel terhadap saudara-saudara yang sedang menghadapi masa sulit.

Bantuan tersebut merupakan rangkaian pengiriman yang sebelumnya dilepas langsung oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru pada Rabu (03/12/2025) di halaman Griya Agung, Palembang. Melalui jalur darat, konvoi kendaraan logistik diberangkatkan untuk memastikan bantuan tiba dengan aman di wilayah terdampak.

Perjalanan distribusi membutuhkan waktu tiga hari. Rombongan berangkat pada 3 Desember 2025 dan tiba dengan selamat pada 7 Desember 2025. Seluruh proses dilakukan dengan penuh kehati-hatian mengingat kondisi jalan yang terdampak bencana serta dinamika lapangan yang tidak sepenuhnya dapat diprediksi.

Penyaluran bantuan ini menjadi bentuk komitmen TNI AD, khususnya Kodam II/Sriwijaya, untuk selalu hadir dalam setiap kondisi, termasuk melalui Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang difokuskan pada tugas-tugas kemanusiaan dan sosial. Kehadiran TNI di saat masyarakat mengalami kesulitan menjadi penguat bahwa negara tidak pernah meninggalkan warganya.

Adapun dukungan bantuan yang dikirimkan meliputi: Mie instan 981 dus, beras 2.040 kg, minyak goreng 388 liter, air mineral 44 dus, gula pasir 360 kg, susu anak 456 kotak, pampers 15 dus, biskuit 417 kotak, susu UHT 867 kotak, pakaian layak pakai 210 koli, matras 60 lembar, serta susu kental manis 350 kaleng. Seluruhnya diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Kapendam II/Sriwijaya Letkol Inf Yordania menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat mulai dari proses pengumpulan, pendistribusian, hingga penyerahan bantuan. Ia menegaskan pentingnya menjaga sinergi seperti ini sebagai fondasi ketahanan wilayah dan penguat rasa kebersamaan.

Kepada tim yang bertugas, Kapendam berpesan agar menyalurkan bantuan dengan penuh tanggung jawab tepat sasaran, aman, tertib, dan sesuai kebutuhan lapangan. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan musibah ini sebagai pengingat bahwa solidaritas dan kepedulian sosial selalu memiliki ruang untuk tumbuh. Karena meskipun luka tidak sepenuhnya dapat sirna, perhatian tulus dan uluran tangan mampu kembali menyalakan harapan bagi para korban bencana.

share this :