Jurnal1jambi.com,- Jambi — Kepedulian keluarga besar SMP Negeri 5 Kota Jambi kembali menemukan bentuk nyatanya. Dalam rentang 3–6 November 2025, sekolah ini menggelar Gerakan Peduli Bencana sebagai respons atas musibah yang melanda Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara. Dari ruang kelas hingga halaman sekolah, semangat solidaritas mengalir begitu hidup.
Donasi yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp11.600.000. Angka itu bukan sekadar jumlah, melainkan cerminan empati yang dihimpun dari siswa, orang tua, guru, serta tenaga kependidikan. Setiap amplop kecil, setiap uang saku yang disisihkan, dan setiap ajakan untuk peduli, menyatukan suara bahwa kemanusiaan tidak pernah kehilangan tempatnya di lingkungan pendidikan.
Pada Jumat, 5 Desember 2025, pihak sekolah secara resmi menyerahkan dana tersebut kepada Panitia Penanggulangan Bencana Dinas Pendidikan Kota Jambi. Penyerahan ini menjadi penegasan bahwa aksi solidaritas tidak boleh berhenti pada niat, tetapi harus bergerak sampai menyentuh mereka yang benar-benar terdampak di lapangan.
Pihak sekolah menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga SMPN 5 Kota Jambi atas partisipasi dan keikhlasan yang diberikan. Ungkapan apresiasi itu mengingatkan bahwa kolaborasi antara siswa, orang tua, dan guru merupakan fondasi kuat yang menopang nilai kemanusiaan dalam dunia pendidikan.
“Terima kasih kepada seluruh siswa, orang tua, dan warga sekolah atas keikhlasan membantu saudara-saudara kita di Sumbar, Aceh, dan Sumut. Semoga donasi ini membawa manfaat dan menjadi amal jariyah yang dibalas Allah SWT dengan pahala dan rezeki yang berlipat ganda,” demikian pernyataan resmi pihak sekolah.
Gerakan ini tidak hanya menyelesaikan sebuah misi kemanusiaan, tetapi juga menanamkan nilai penting bagi para siswa: bahwa empati adalah karakter yang perlu ditumbuhkan sejak dini. Sekolah berharap aksi ini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus peka, bergerak, dan hadir bagi sesama, kapan pun bencana kembali menguji negeri.











