Jurnal1jambi.com,- Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Jambi resmi menetapkan K.H. Muhammad Ishaq HT sebagai Rois Syuriah dan H.M. Iskandar Nasution, SH., M.Si. sebagai Ketua Tanfidziyah untuk masa khidmat 2025–2030. Ketetapan ini menjadi keputusan utama Konferensi Wilayah XII (Konferwil XII) NU Jambi yang berlangsung pada 19–20 November 2025 di Wiltop Hotel, Kota Jambi.
Konferwil XII dibuka Bendahara Umum PBNU, Dr. H. Faisal Ali Hasyim, dan dihadiri sejumlah tokoh penting: Gubernur Jambi, Kapolda Jambi, Danrem 042/Gapu, serta jajaran Forkopimda. Kiai sepuh, para Mustasyar, pimpinan pondok pesantren, delegasi PCNU kabupaten/kota, serta Badan Otonom dan lembaga NU turut memadati forum permusyawaratan tertinggi PWNU ini.
Dengan mengusung tema “Meneguhkan Khidmat Nahdlatul Ulama untuk Kemandirian dan Kemaslahatan Umat, Bangsa, dan Negara,” Konferwil XII berjalan dinamis. Tema ini mencerminkan arah penguatan NU di tengah perubahan zaman: menjaga moderasi beragama, memperkuat ekosistem pesantren, dan membangun kapasitas organisasi yang lebih adaptif.
Selama dua hari sidang dan pleno, Konferwil XII menghasilkan beberapa keputusan strategis: evaluasi program periode sebelumnya, penyusunan arah kebijakan lima tahun ke depan, serta penetapan struktur pimpinan PWNU Jambi. Proses musyawarah berlangsung melalui mekanisme organisasi yang sah, terbuka, dan demokratis.
Para delegasi PCNU aktif menyampaikan kritik, pandangan, dan usulan. Dalam suasana yang intens namun tetap teduh, peserta akhirnya mencapai mufakat: memilih K.H. Muhammad Ishaq HT dan H.M. Iskandar Nasution sebagai nahkoda baru PWNU Jambi. Keduanya diharapkan membawa gerak organisasi lebih solid, mandiri, dan relevan dengan kebutuhan umat.
Konferwil XII ditutup dengan doa bersama dan penyampaian rekomendasi strategis: penguatan SDM NU, pemberdayaan ekonomi umat, serta respons organisasi terhadap isu sosial-keagamaan di Provinsi Jambi. Harapan pun mengalun: agar kepemimpinan baru tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga mengawinkan nilai-nilai lama dengan keberanian membaca arah masa depan. (syamsoel)












