Jurnal1jambi.com,— BREBES, 7/10/2025 – Di tengah dunia hukum yang sering kali keras dan penuh intrik, nama Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom. terus mencuri perhatian. Bukan hanya karena sederet kemenangan perkara yang berhasil ia menangkan, tetapi karena sikap hati yang ia jaga di balik setiap langkahnya: bersandar pada Tuhan.
Dalam perbincangan hangat bersama sejumlah awak media, Ketua Umum Forum Edukasi Rakyat Digital Wartawan Paralegal Indonesia (FERADI WPI) itu tersenyum tenang saat ditanya soal rahasia di balik banyaknya kemenangan perkara yang ia tangani.
“Kemenangan adalah pemberian dari Tuhan. Sikap hati kita saat menangani perkara menentukan hasil akhirnya. Saya selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah hukum yang saya ambil. Jika klien saya menang dan puas, saya tahu itu bukan karena kekuatan atau kecerdasan saya — melainkan anugerah Tuhan,” ujar Donny dengan nada penuh keyakinan.
Pengacara yang dikenal berkarakter tegas namun berhati lembut itu juga menegaskan bahwa integritas dan doa adalah pondasi utama dalam profesi hukum.
“Saya selalu menekankan kepada seluruh anggota dan pengurus organisasi yang saya pimpin agar dalam menangani perkara, mereka tidak hanya mengandalkan ilmu dan pengalaman, tapi juga hati yang bersih dan doa yang tulus,” tuturnya.
Rekam jejak kemenangan Donny tak bisa dipandang sebelah mata. Di antaranya, sejumlah perkara penting yang ia menangi di berbagai pengadilan, seperti:
47/Pdt.Sus-Pailit/2024/PN Niaga Jkt.Pst
6/Pdt.G/2024/PA.Gia
58/Pdt.G/2024/PN Smg
6/Pdt.G/2024/PA.Ska
5/Pdt.G/2024/PN Skh
91/Pdt.P/2024/PA.Smg
5/Pdt.G.S/2025/PN Slt
204/Pdt.P/2025/PN Smg
dan masih banyak perkara lainnya yang berhasil dimenangkan oleh tim hukum di bawah arahannya.
Saat ini, beberapa perkara tingkat banding dan kasasi juga tengah berjalan — seperti 9/Pdt.G/2025/PN Smp (Banding di PT Surabaya) dan 9/Akta Pid.Sus/2025/PN Sdn (Kasasi di Mahkamah Agung).
Namun bagi Donny, menang bukan sekadar soal keputusan hakim. Menang adalah ketika kebenaran ditegakkan dan keadilan dirasakan oleh mereka yang selama ini nyaris tak bersuara.
Selain piawai di ruang sidang, Donny juga sering diminta menjadi mediator dalam sengketa di luar pengadilan. Ia percaya bahwa perdamaian sering kali lebih berharga daripada kemenangan hukum yang formal.
“Saya bersyukur karena banyak perkara yang berhasil kami menangkan, baik di meja hijau maupun melalui jalur mediasi. Semua itu karena pertolongan Tuhan dan kerja keras tim Firma Hukum Subur Jaya serta para rekanan yang setia berjuang bersama saya di balik layar,” ungkapnya penuh rasa syukur.
Advokat Donny Andretti adalah contoh nyata bahwa profesi hukum tak hanya soal kecerdasan intelektual, tetapi juga kedalaman spiritual. Di tangan orang yang benar, hukum bukan sekadar teks dingin dalam lembar undang-undang, melainkan napas moral yang hidup berdenyut bersama hati yang percaya pada Tuhan.











