Jurnal1jambi.com,- Jambi – Suasana pagi di SMA Negeri 4 Kota Jambi pada Senin (15/9/2025) terasa berbeda. Upacara bendera yang biasanya dipimpin oleh guru, kali ini diambil alih jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Jambi. Program bertajuk Police Go To School ini menjadi langkah nyata Polresta Jambi dalam mendekatkan diri ke dunia pendidikan sekaligus menanamkan nilai disiplin sejak dini.
Dipimpin langsung oleh Wakasat Lantas Polresta Jambi bersama personel Kamseltibcar Lantas, upacara tersebut bukan sekadar seremoni rutin. Di hadapan ratusan siswa dan guru, polisi menyampaikan pesan mendasar tentang pentingnya disiplin berlalu lintas, bahaya bullying, serta ancaman tawuran yang kerap menghantui pelajar.
“Anak-anak adalah aset bangsa. Mereka harus tumbuh bukan hanya cerdas di kelas, tetapi juga tertib di jalan raya dan kuat menghadapi tantangan zaman,” tegas perwira yang bertindak sebagai inspektur upacara. Pernyataan ini disambut serius oleh peserta upacara yang mendengarkan dengan penuh perhatian.

Dalam sosialisasi, Satlantas menekankan empat poin utama: edukasi aturan rambu lalu lintas, imbauan keselamatan berkendara, ajakan menjauhi perilaku bullying dan tawuran, serta peringatan terhadap potensi kejahatan jalanan 3C (curat, curas, dan curanmor). Pesan itu bukan sekadar himbauan, tetapi juga bentuk ajakan kolaboratif agar siswa menjadi pelopor tertib lalu lintas.
Respon positif datang dari siswa maupun pihak sekolah. Mereka mengaku kegiatan ini memberi perspektif baru bahwa ketertiban bukan hanya soal di jalan raya, melainkan juga dalam membangun budaya anti-kekerasan di lingkungan pendidikan. Komitmen bersama untuk menciptakan suasana aman pun digaungkan sejak dini.
Melalui Police Go To School, Polresta Jambi menegaskan misi besarnya: membangun Jambi yang tertib, aman, dan berkarakter. Bukan hanya menjaga kelancaran lalu lintas, tetapi juga menjaga masa depan generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, tangguh, dan bebas dari perilaku destruktif.












